Home » News » Jika Ketahuan Hamil, ISIS Paksa Budak Wanita Gugurkan Kandungannya

Jika Ketahuan Hamil, ISIS Paksa Budak Wanita Gugurkan Kandungannya



Baghdad – Tiga orang wanita yang berhasil lolos dari tahanan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) belum lama ini membeberkan informasi tentang ISIS yang memaksa wanita hamil untuk melakukan aborsi.
Jika Ketahuan Hamil, ISIS Paksa Budak Wanita Gugurkan Kandungannya
Wanita hamil yang dimaksud adalah para tahanan wanita yang diperjualbelikan sebagai budak seks. Telah awam diketahui bahwa bisnis keji ini merupakan salah satu sumber keuangan dari kelompok radikal tersebut.

Bushra, salah satu wanita yang lolos dari tahanan ISIS, mengatakan bahwa dirinya sempat menyaksikan tahanan wanita yang dibawa untuk diperiksa oleh dokter. Bila ketahuan hamil, maka ISIS akan memaksa untuk menggugurkan kandungannya.

“Salah satu teman saya hamil tiga bulan. Mereka membawanya ke ruangan lain. Ada dua dokter dan mereka melakukan aborsi,” ungkap Bushra.

Bushra pun mengatakan bahwa temannya itu mengalami pendarahan cukup parah dan kini tidak bisa berjalan maupun berbicara.


Baca juga

Demokrat Nilai Jokowi Tak Becus Urusi Kebakaran Hutan

Baru 17 Tahun, Tapi Remaja Ini Tega Jual Keperawanan Temannya Sendiri

Bersama dengan Bushra, dua wanita lainnya yang berhasil melarikan diri dari penjara ISIS adalah Noor dan Munira. Perempuan dari etnik Yazidi ini ditangkap ketika ISIS menyerang desanya. Ketiganya kemudian dipaksa untuk masuk Islam dan menikai anggota ISIS.

“Mereka berkata ‘menyerah saja, menyerah saja bahwa anda Yazidi. Anda sekarang Muslim dan kita akan menikah'” kenang Bushra.

Suku Yazidi merupakan etnik minoritas di Irak yang menganut kepercayaan yang merupakan gabungan dari elemen Islam, Kristen, dan agama kuno seperti Zoroastrian. Etnik ini merupakan “buruan” nomor satu ISIS di wilayah Irak. (Deni Suroyo – sisidunia.com)