Home » Ekonomi & Bisnis » Pembangunan MRT dan LRT Membuat Developer Turun “Omzet”

Pembangunan MRT dan LRT Membuat Developer Turun “Omzet”



Jakarta – Konsultan bisnis properti, Colliers International, mengungkapkan bahwa sejumlah developer (pengembang) properti mengalami mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan akhir-akhir ini. Diduga, penyebabnya adalah proyek pembangunan moda transportasi massal seperti MRT dan LRT.
Pembangunan MRT dan LRT Membuat Developer Turun "Omzet"
“Ada beberapa ‘developer’ (pengembang properti) yang mengalami penurunan penjualan,” ujar Ferry Salanto, Associate Director dari Colliers International Indonesia, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (6/10/2015) pagi tadi.

Meski sejumlah pengembang apartemen dan perumahan mengaku mengalami penurunan “omzet”, sejumlah kebijakan pemerintah terkait peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur tetap mendapatkan apresiasi dari para pengusaha.


Baca juga

Rupiah Bergerak Positif Menuju Level 14.200

Ferri mencontohkan, sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang kini telah mengubah cara pandang dan pemikiran para developer adalah proyek MRT dan LRT. Karena sudah barang tentu, mobilisasi penduduk sangat erat hubungannya dengan urusan permukiman, baik yang bersifat perumahan maupun apartemen.

Isu lain yang juga sedang digodok oleh para pengembang adalah terkait beberapa regulasi yang saling tumpang tindih atau bahkan belum tercantum, seperti misalnya yang berkaitan dengan pajak, landuse, dan lain-lain. (Deni Suroyo – sisidunia.com)