Home » News » Harga BBM Seharusnya Bisa Turun Menjadi Rp 5.044 per liter

Harga BBM Seharusnya Bisa Turun Menjadi Rp 5.044 per liter



Jakarta – Harga Premium yang ditetapkan Pertamina kini berada di level Rp. 7.400 per liter, namun Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) ternyata punya hitung-hitungan sendiri soal harga bensin dengan nilai oktan 88 tersebut.

Harga BBM Seharusnya Bisa Turun Menjadi Rp 5.044 per liter

Menurut Ahmad Safrudin selaku Direktur Eksekutif KPBB, Premium seharusnya bisa dijual dengan harga yang lebih murah, yakni di kisaran Rp. 5.044 hingga Rp. 6.700 per liternya. Rentang harga tersebut muncul tergantung dari cara menghitungnya.

Untuk mendapat harga terkecil, KPBB membagi biaya produksi ke dalam lima bagian. Pembelian minyak mentah 83,4%, ongkos pengolahan 6%, angkutan laut 5,8%, ongkos distribusi 3%, dan lain-lain dengan asumsi 1,8%. Dikalikan dengan nilai tukar rupiah saat ini yang menembus Rp. 14.000 per USD, maka akan didapat harga premium Rp. 5.044 per liter.

Akan tetapi harga tersebut hanya berlaku jika seluruh proses pengolahan premium dilakukan di dalam negeri, untuk harga minya dunia per barel USD 59. (Rani Soraya – sisidunia.com)