Home » Gaya Hidup » Awas, Beraktifitas dengan Banyak Duduk Beresiko Kematian Dini

Awas, Beraktifitas dengan Banyak Duduk Beresiko Kematian Dini



Jakarta – Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal “Behavioral Nutrition and Physical Activity” mengatakan bahwa mengurangi aktivitas duduk diyakini bisa memperpanjang umur anda.
Awas, Beraktifitas dengan Banyak Duduk Beresiko Kematian Dini
Dalam studi tersebut, diungkapkan bahwa mengganti kebiasaan duduk selama sekitar satu jam dengan aktivitas fisik aktif, seperti misalnya jalan kaki, bisa memperkecil resiko kematian dini sekitar 12 sampai 14 persen.

Penelitian ini melibatkan sekitar 200 ribu orang dewasa sebagai respondennya. Para peneliti mempelajari aktivitas para responden tersebut selama 4 tahun dan menganalisanya dalam bentuk model statistika.

Dari studi ini, ditemukan bahwa mayoritas pekerja yang menjadi responden menghabiskan lebih dari 70 persen waktunya untuk duduk. Mereka yang menjadi karyawan pun lebih sering duduk di depan meja kerjanya.

Melalui analisa yang dilakukan oleh peneliti, mengganti kebiasaan duduk harian dengan satu jam aktivitas fisik aktif bisa mengurangi resiko kematian dini. Bila aktivitas duduk tadi diganti dengan olahraga, maka resiko tersebut berkurang 12-14 persen, sementara bila digantikan dengan aktivitas berdiri, maka resikonya akan berkurang sebesar 5 persen.

Untuk responden penelitian yang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, namun mereka tetap mengurangi aktivitas duduknya, maka resiko kematian dini berkurang menjadi 6 persen.

Para peneliti kemudian merekomendasikan kepada setiap orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik moderat (sedang) minimal selama 150 menit, yang dibagi ke dalam dua hari atau lebih dalam sepekannya. Contoh aktivitas itu adalah jogging atau berjalan cepat setiap pagi, atau di akhir pekan. (Deni Suroyo – sisidunia.com)