sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Ternyata Ini yang Menyebabkan Anda Kaget Saat Tidur

Ternyata Ini yang Menyebabkan Anda Kaget Saat Tidur



Jakarta – Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berguna untuk memulihkan kondisi tubuh agar bisa kembali beraktivitas dengan produktif. Namun demikian, tak jarang dari kita kerap mengalami gangguan ketika tidur. Salah satu gangguan tidur tersebut adalah perasaan kaget dan tersentak ketika kita sedang terlelap.
Ternyata Ini yang Menyebabkan Anda Kaget Saat Tidur
Tentu sebagian dari anda pernah mengalami hal tersebut. Tiba-tiba, anda terbangun dari tidur dengan perasaan kaget, tersentak, seperti jatuh dari ketinggian, dan kadang diikuti gerakan kaki yang menghentak secara tiba-tiba.

Banyak yang mungkin bertanya, apa yang sebenarnya terjadi dengan tubuh ketika mengalami hal tersebut. Namun ternyata, mengalami kaget ketika tidur merupakan sesuatu yang normal, dan disebut dengan ‘hypnic jerk’ atau ‘sleep stars’.

Tom Stafford, seorang pengajar ilmu psikologi dan ilmu kognitif dari University of Sheffield, mengungkapkan bahwa tubuh kita memiliki dua sistem yang berlawanan. Sistem ini berperan dalam mendukung kegiatan kita sehari-hari, baik pada saat kita bekerja di pagi hari hingga kita tidur di malam hari.

Sistem pertama, adalah kumoulan sel saraf di dalam otak yang dinamakan dengan Sistem Aktivasi Retikuler. Sistem ini bekerja ketika manusia terbangun dari tidurnya dan beraktivitas sehari-hari.

Sistem kedua, adalah sistem saraf bernama Ventrolateral Preoptic Nucleus (VLPO). Sistem ini aktif ketika kita tidur, dan berperan untuk menenangkan tubuh dan menghantarkan tubuh untuk memasuki fase tidur yang lebih dalam. Proses ini biasa terjadi di malam hari.

Lantas, apa yang terjadi di dalam tubuh ketika kita mengalami kaget saat tidur (hypnic jerk)?

Proses kaget hypnic jerk terjadi karena otak sedang melalui sebuah transisi dari sistem pertama (Aktivasi Retikuler) menuju sistem kedua (Ventrolateral Preoptic Nucleus). Terjadinya kaget dan hentakan tersebut merupakan hasil dari ‘usaha terakhir’ sistem pertama untuk mengendalikan tubuh sebelum dirinya menyerahkan tanggung jawab kepada sistem kedua, dan tubuh pun mulai memasuki fase tidur lelap. (Deni Suroyo – sisidunia.com)