Home » News » Obama Menilai Serangan Rusia Terhadap ISIS Adalah Kesalahan

Obama Menilai Serangan Rusia Terhadap ISIS Adalah Kesalahan



Washington – Belum lama ini, Rusia telah melancarkan serangan pertamanya di wilayah Suriah, yang ditujukan untuk membasmi kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Menurut Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, langkah Rusia tersebut merupakan sebuah kesalahan besar.
Obama Menilai Serangan Rusia Terhadap ISIS Adalah Kesalahan
Menurut Obama, pemboman yang dilakukan oleh Rusia untuk mendukung kekuatan militer Presiden Bashar al Assad hanya akan memperkuat posisi ISIS di Suriah. Pasalnya, langkah Rusia tersebut berpotensi menyebabkan kelompok oposisi pemerintah mundur dari pertempuran.


Baca juga

Jelang HUT TNI ke-70, Tank Scorpion Parkir di Cilegon

Presiden Obama juga menyatakan tidak setuju dengan pernyataan Rusia, yang mengatakan bahwa seluruh kelompok oposisi hanyalah sekelompok teroris brutal. Pasalnya, Pihak AS menuduh Bashar al Assad telah bertanggungjawab atas sejumlah kasus pembunuhan massal di Suriah. Kelompok oposisi tersebut hanyalah mereka yang tidak puas dengan rezim Assad, dan ingin keadilan ditegakkan di tanah Suriah.

“Masalah di Suriah adalah Assad dan tindakan brutalnya terhadap warga Suriah, dan itu juga harus dihentikan. Kami tidak akan bekerja sama dengan Rusia untuk menghancurkan semua orang yang muak dan lelah dengan Assad,” tegas Presiden Obama dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Gedung Putih.

“Dari perspektif Rusia, mereka semuanya adalah teroris. Dan itu merupakan resep untuk bencana,” tambahnya.

Sebagaimana telah diketahui, di Suriah terdapat beberapa faksi oposisi yang menentang Presiden Bashar al Assad, namun juga berperang melawan ISIS. Kelompok-kelompok tersebut bergerak secara mandiri tanpa adanya kerjasama dengan pasukan militer pemerintah.

Dengan keterlibatan Rusia ini, dikhawatirkan bahwa kelompok oposisi tersebut akan menarik diri dari pertempuran sehingga pertempuran melawan ISIS akan semakin berat. (Deni Suroyo – sisidunia.com)