Home » News » Serangan Udara Rusia di Suriah Tewaskan 36 Warga Sipil?

Serangan Udara Rusia di Suriah Tewaskan 36 Warga Sipil?



Damaskus – Rabu, 30 September 2015, kemarin Rusia telah melancarkan serangan pertamanya ke Suriah. Serangan tersebut berupa serangan udara yang dipusatkan di wilayah Homs, dan ditujukan untuk menghancurkan basis kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di kawasan tersebut.
Serangan Udara Rusia di Suriah Tewaskan 36 Warga Sipil?
Seperti dilansir dari AFP (Kamis, 1/1/0/2015), kelompok oposisi pemerintah di Suriah melaporkan bahwa serangan udara Rusia tersebut telah menewaskan sekitar 36 orang warga sipil.

“Serangan Rusia di utara Homs hari ini membunuh 36 orang tak bersalah. Warga sipil tersebut juga merupakan pihak berperang melawan ekstremisme,” ungkap Khaled Koja, pemimpin kelompok oposisi yang menamakan dirinya Koalisi Nasional. Menurut Koja, di antara laporan korban tewas yang diterima pihaknya, terdapat lima orang anak-anak.


Baca juga

ISIS Jarah Organ Dalam Milik Tawananannya

Meski Rusia mengklaim bahwa serangan tersebut ditujukan untuk menghantam basis militer ISIS di kawasan Homs, sejumlah pihak mensinyalir bahwa targetb sebenarnya dari serangan tersebut adalah kelompok oposisi pemerintah.

Serangan udara Rusia yang pertama ini dilancarkannya setelah berselisih faham dengan Amerika Serikat terkait langkah-langkah yang harus diambil untuk menghadapi ISIS, serta soal kepemimpinan di Suriah.

Kedua negara memang sepakat bahwa ISIS harus dibasmi, namun demikian Rusia menghendaki bahwa Presiden Suriah, Bashar Al Assad menjadi pemimpin Suriah yang sah. Sementara itu, AS menilai bahwa Assad harus mundur dari posisinya saat ini karena dianggap bertanggungjawab atas perang saudara di negara tersebut. (Deni Suroyo – sisidunia.com)