Home » News » ISIS Jarah Organ Dalam Milik Tawananannya

ISIS Jarah Organ Dalam Milik Tawananannya



Damaskus – Seorang mantan tawanan dari kelompok Islamic State of Irq and SYria (ISIS) yang berhasil kabur empat bulan yang lalu baru-baru ini mengungkapkan sebuah fakta yang mengerikan. Kepada waratwan, ia mengatakan bahwa ISIS melakukan penjarahan organ dalam milik tawanan mereka.
ISIS Jarah Organ Dalam Milik Tawananannya
Seperti dilansir dari Express (Jumat, 2/10/2015), mantan tawanan tersebut bernama Abo Rida. Ia mengatakan, “Dokter-dokter yang menjadi anggota ISIS kerap kali melakukan operasi secara paksa untuk mengambil organ dalam milik tawanan ISIS. Organ dalam yang diambil antara lain ginjal, jantung, atau bahkan kornea mata.”

Abo Rida melanjutkan bahwa ISIS melakukan tindakan tersebut kepada para tawanan yang kondisinya sudah lemah, atau bahkan sekarat.

“Awalnya para tawanan yang sudah dalam kondisi yang lemah (sekarat) ditawari untuk mendonorkan organ dalam mereka. Jika tidak mau, maka dokter-dokter itu akan memaksa dilakukan operasi,” imbuh Rida.

Selain meminta dengan paksa kepada tawanan yang kondisinya sudah lemah, ISIS juga memaksa tawanan yang masih sehat untuk melakukan donor darah.

“ISIS memperlakukan para tawanan yang sehat layaknya ‘bank darah’. Darah para tawanan nantinya digunakan untuk mengobati anggota ISIS yang terluka,” terang Rida.

Organ dalam yang diperoleh ISIS tersebut nantinya akan dijual di pasar gelap. Aktivitas ini meruapakan salah satu cara ISIS untuk memperoleh dana perangnya.

Adapun, Abo Rida sendiri merupakan salah satu tawanan yang berasil lolos dari tahanan ISIS yang bertempat di Kota Raqa, Suriah. Kala itu, kota tersebut tengah digempur habis-habisan oleh kelompok militan yang didukung oleh Amerika Serikat. (Deni Suroyo – sisidunia.com)