sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Musim Hujan Segera Tiba, Ahok Siap Hadapi Banjir di Jakarta

Musim Hujan Segera Tiba, Ahok Siap Hadapi Banjir di Jakarta



Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah serius mempersiapkan diri untuk menghadapi musim hujan yang diperkirakan akan datang pada penutupan tahun 2015. Terkait hal ini, Gubernur DKI jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyatakan siap untuk menghadapi musim yang berpotensi mendatangkan banjir tersebut.
Musim Hujan Segera Tiba, Ahok Siap Hadapi Banjir di Jakarta
“Kita akan membuat semua saluran saling terhubung dan kita pastikan semua pompa jalan, termasuk semua saringan, alat berat dan semuanya harus standby!” ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Ahok juga memang mengakui bahwa selama ini, sejumlah wilayah administratif di DKI Jakarta selalu rutin mengalami banjir tahunan. Hal tersebut disebabkan oleh timbunan sampah yang menyumbat saluran air.

“Selama ini kalau hujan datang, kan mengirim sampah. Kalau saringan enggak bagus, dia akan membuat pompa kita macet. Kalau macet, jeda sejam dua jam, airnya sudah keburu penuh,” jelasnya.

Untuk menghadapi kondisi ini, Ahok pun memiliki cara khusus.

“Caranya kita mulai kirim alat berat, kita bikin daerah tangkapan air mesti bersih, saringannya mesti baik, yang paling penting mesti dijaga,” tambah mantan Bupati Belitung Timur itu.

Selanjutnya, Ahok menerangkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan mendapatkan bantuan dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengatasi masalah kelistrikan. PLN siap menerjunkan teknisinya untuk menjaga gardu listrik induk yang selama ini rawan terkena banjir.

“Orang PLN juga akan bantu kita, untuk musim hujan akan ditungguin satu pegawai. Jangan sampai ada gangguan listrik. Gardu di pasar ikan sudah beres listriknya. Yang di Waduk Pluit, sebetulnya listriknya tinggal sedikit, tinggal kita bayar saja sudah bisa beres. Saya kira, untuk aliran tengah relatif aman,” tegasnya optimis. (Deni Suroyo – sisidunia.com)