Home » News » Pondok Pesantren Pimpinan Keluarga Gus Dur Tak Akui PBNU Pimpinan Said Aqil

Pondok Pesantren Pimpinan Keluarga Gus Dur Tak Akui PBNU Pimpinan Said Aqil



Jombang – Pelaksanaan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) masih berujung panjang. Kabar terbaru mengatakan bahwa Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, mengatakan bahwa mereka tidak mengakui keberadaan Pengurus Besar NU (PBNU) pimpinan KH Said Aqil Sirad.
Pondok Pesantren Pimpinan Keluarga Gus Dur Tak Akui PBNU Pimpinan Said Aqil
Pernyataan ini berdasarkan Keputusan Tebuireng Nomor:9/KB.PPTJ/IX/2015, yang ditandatangani oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Sholahuddin Wahid.

KH Sholahuddin Wahid, atau juga dikenal dengan panggilan Gus Sholah, pihak Tebuireng menilai bahwa Muktamar NU ke-33, yang diselenggarakan di Jombang, pada 1 hingga 5 Agustus 2015 lalu, tersebut telah menyalahi aturan di dalam kubu NU sendiri. Oleh karena itu, hasil apapun yang keluar dari Muktamar tersebut sifatnya adalah tidak sah.

“Memang kemarin itu ada dukungan dari Pesantren Sukorejo yang memang mufaroqoh, kemudian ditanya apakah sebelumnya juga mufarokoh? Mufarokoh itu kan melepaskan diri sedangkan kami dari awal tidak mengakui adanya PBNU, saya menyebutnya yang menamakan dirinya PBNU,” jelas Gus Sholah.


Baca juga

Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Fatwa Haram Untuk Haji Kedua

Mencegah Islamphobia, Masjid Jerman Ajak Non Muslim untuk Turut Belajar

Adapun sebelum mengumumkan maklumat ini, Gus Sholah sempat menggelar pertemuan dengan sejumlah pengasuh pesantren, serta pengurus dan ulama NU se-Jombang.

”Maklumat ini akan segera disosialisasikan ke pesantren lain, ” tambahnya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)