Home » News » Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Fatwa Haram Untuk Haji Kedua

Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Fatwa Haram Untuk Haji Kedua



Jakarta – Belum lama ini, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Ali Mustafa Ya’kub, menyerukan tentang penetapan fatwa haram secara regional dan nasional untuk melakukan haji yang kedua kalinya, kecuali telah terjadi hal-hal yang mendesak secara syariat Islam.
Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Fatwa Haram Untuk Haji Kedua
“Harus ada fatwa secara nasional maupun regional bahwa haji yang kedua adalah haram, kecuali alasan syar’i. Misalnya, seorang suami yang harus menjadi mahram bagi istrinya,” ujar Ali, Minggu (27/09/2015) malam.

Ali mengatakan bahwa pendapatnya tersebut didasari oleh situasi ibadah haji saat ini, dimana daftar tunggu keberangkatan haji yang sangat lama (di beberapa daerah mencapai 20 tahun), serta kepadatan jemaah haji yang luar bisa di Mekkah.

Menurut Ali, selama ini “pengharaman” melaksanakan haji yang kedua kali, ketiga, dan seterusnya, hanya bersifat personal saja. Seorang ulama Arab Saudi sempat mengatakan bahwa melaksanakan haji untuk kedua kalinya bahkan lebih adalah bentuk kezaliman besar, apalagi di dalam kondisi saat ini.


Baca juga

Mencegah Islamphobia, Masjid Jerman Ajak Non Muslim untuk Turut Belajar

Miris, Pria Asal Surabaya Ini Jadikan Istrinya PSK Ketika Kalah Judi

Selain menyerukan fatwa haram untuk melakukan haji kedua, Ali sendiri sempat mendesak Pemerintah Arab Saudi untuk mengubah kuota haji, dimana satu jamaah per 1000 umat muslim diubah menjadi 1 jamaah per 500 atau 1 jamaah per 300 muslim.

“Kuota satu per seribu itu sudah berlaku sejak 34 tahun lalu. Ini harus diubah karena daya tampung Mekah yang tetap, sementara umat Islam terus bertambah,” terangnya.

Ali juga menambahkan bahwa meskipun Nabi Muhammad SAW telah mengatakan bahwa haji kedua adalah sebuah ibadah yang sunah, namun hukum tersebut bisa saja berubah jika melihat keadaan yang ada saat ini. (Deni Suroyo – sisidunia.com)