sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Swedia Kekurangan Sampah Hingga Harus Membelinya dari Negara Lain

Swedia Kekurangan Sampah Hingga Harus Membelinya dari Negara Lain



Stockholm – Bila timbunan sampah dianggap sebagai masalah di negara-negara berkembang seperti Indonesia, maka Swedia justru berpikir sebaliknya. Salah satu negara maju di Eropa Utara tersebut menganggap sampah sebagai sebuah berkah. Bahkan, mereka mengimpor sampah dari negara lain untuk memenuhi “kebutuhan sampah” nasionalnya.
Swedia Kekurangan Sampah Hingga Harus Membelinya dari Negara Lain
Seperti dilansir dari The Huffington Post, Swedia memiliki sistem pengolahan sampah yang sangat canggih. Mereka menerapkan konsep “waste-to-energy (WTE) dalam manajemen persampahannya.

Dalam sistem tersebut, sampah berupa limbah rumah tangga diolah melalui sebuah proses pembakaran yang menghasilkan uap panas. Uap panas ini kemudian dimanfaakan untuk mengaktifkan pembangkit listrik. Listrik yang dihasilkan kemudian akan didistribusikan ke seluruh wilayah negara skandinavia tersebut.

Pembangkit listrik berbahan bakar sampah ini sangat krusial bagi Swedia. Sebab, listrik yang dihasilkannya mampu memenuhi kebutuhan listrik untuk 260 ribu rumah tangga, serta memenuhi kebutuhan panas untuk 950 ribu rumah tangga.


Baca juga

Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Agar Tidak Berkata Kasar dan Kotor ?

Maslaah yang harus dihadapi Swedia adalah pasokan sampah. Pasalnya, sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan saat ini di setiap rumah tangga di Swedia sudah berjalan sangat baik dan rapi. Limbah dari aktivitas rumah tangga, atau bahkan dari industri, telah dipilah, dikelola, lalu didaur ulang dengan sangat rapi. Hasilnya, sampah yang terbuang di pusat pembuangan sampah hanya berjumlah tak lebih dari 1 persen dari total “potens” limbah yang baru keluar dari rumah tangga atau industri.

Keadaan tersebut justru membuat pembangkit listrik Swedia kekurangan bahan bakar. Akhirnya, Pemerintah Swedia pun memutuskan untuk mengimpor sampah dari Norwegia, Irlandia, Italia, hingga Inggris. Sebagai gambaran, media Aljazeera America melaporkan (Minggu, 27/3/2015) bahwa pada tahun 2014, Swedia telah mendatangkan 800.000 ton sampah dari negara lain. (Deni Suroyo – sisidunia.com)