sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Robot Kecoa Buatan Rusia Ini Memiliki Kemampuan yang Luar Biasa

Robot Kecoa Buatan Rusia Ini Memiliki Kemampuan yang Luar Biasa



Moscow – Sejumlah insinyur di Kaliningrad, Rusia, diberitakan telah berhasil merancang sebuah robot berbentuk kecoak. Robot kecil ini dapat digunakan untuk merangkak ke ruang-ruang atau celah-celah yang sulit dijangkau untuk kemudian mengumpulkan informasi intelijen.
Robot Kecoa Buatan Rusia Ini Memiliki Kemampuan yang Luar Biasa
Ilmuwan yang bertanggung jawab atas teknologi canggih ini berasal dari Immanuel Kant Baltic Federal University. Disebutkan bahwa robot kecoa ini bisa berjalan dengan kecepatan 30 cm per detik. Meski berukuran hampir sama dengan kecoa sebenarnya, alias, sangat kecil, robot ini dilengkapi dengan sensor sentuhan. sensor sentuhan, dan sensor non-kontak.

Dilansir dari Popular Science (Minggu, 27/9/2015), menurut insinyur di universitas tersebut, robot ini bisa bergerak secara otonom sambil mendeteksi dan menghindari rintangn yang ada dihadapannya. Oleh karena itu, robot kecoak ini sangat cocok digunakan mislanya untuk mencari korban reruntuhan bangunan, korban gempa, atau dalam situasi darurat lainnya.

Robot kecoak ini berukuran panjang 10 cm dna mampu menahan beban sampai 10 gram di punggungnya. Beban tersebut kurang lebih sama dengan berat kamera pengintai kecil.

Robot mungil nan canggih ini dirancang mengikuti morfologi bentuk tubuh kecoak Amerika Selatan, Blaberus Craniefer. Alexei Belousov, profesor bidang fisika robot yang sekaligus menjadi perancang utama robot kecoa ini berkata, “Pesanan pengembangan robot ini datang dari sebuah organisasi Rusia yang mengatakan bahwa robot tersebut harus semirip mungkin dengan kecoa sungguhan.”

Sayang, ketika ditanya lebih lanjut tentang organisasi apa yang memesan robot kecoak tersebut, Belousov enggan memberikan keterangan. (Deni Suroyo – sisidunia.com)