sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » MotoGP Aragon : Start Dari Posisi 6, Valentino Rossi Khawatir Akan Kecepatannya

MotoGP Aragon : Start Dari Posisi 6, Valentino Rossi Khawatir Akan Kecepatannya



Aragon – Valentino Rossi angkat bicara mengenai posisi start keenamnya di GP Aragon nanti. Pebalap Italia ini akan start dari posisi keenam atau baris kedua. Semenara itu rekan satu timnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, akan memulai balapan dari posisi kedua. Di posisi pole position ada Marc Marquez dari Repsol Honda.

MotoGP Aragon : Start Dari Posisi 6, Valentino Rossi Khawatir Akan Kecepatannya

“Kualifikasi tidak fantastis. Sudah tentu akan lebih baik start dari posisi depan, tetapi baris kedua tidak terlalu buruk,” kata Rossi usai menjalani sesi kualifikasi (Sabtu, 26/9/2015).

Tak seperti Lorenzo serta Marquez yang mencoba tiga ban belakang di sesi 15 menit tersebut, Rossi hanya menggunakan dua ban belakang. Dirinya juga melepas satu putarak ketika diikuti oleh Andrea Ialonne dari Ducati.

“Saya tidak melakukan putaran luar biasa, tetapi tempat start keenam bukanlah bencana. Hal yang lebih saya khawatirkan adalah ritme saya, kecepatan saat balapan, karena saya setengah detik lebih lambat dari tiga pebalap lainnya (Marquez, Lorenzo, Dani Pedrosa-Red),” tutur Rossi.


Baca juga:

Prediksi Genoa vs AC Milan, Seri A Italia 27 September 2015
Prediksi Big Match Inter Milan vs Fiorentina, Seri A Italia 28 September 2015 Dini Hari

Rossi dan Lorenzo merupakan kandidat utama peraih juara dunia di musim ini. Sementara itu, GP Aragon merupakan balapan pertama dari total lima seri terkahir MotoGP musim 2015. Untuk sementara ini Rossi memimpin dengan selisih 23 poin.

“Sulit untuk berbicara mengenai strategi balapan. Yang pertama, besok (Minggu) ada 20 menit sesi pemanasan, dan besok merupakan hari yang berbeda. Contohnya, jika temperatur berkurang, saya rasa saya bisa lebih kompetitif,” ujar pebalap 36 tahun tersebut. (Yayan – sisidunia.com)