sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Agar Tidak Berkata Kasar dan Kotor ?

Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Agar Tidak Berkata Kasar dan Kotor ?



Jakarta – Meski orang tua tidak pernah mengajarkan, tak jarang anak-anak bisa mengetahui dan mengeluarkan kata-kata kotor ketika berbicara. Lantas, bagaimana bisa terjadi? Apa yang seharusnya dilakukan orang tua?
Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Agar Tidak Berkata Kasar dan Kotor ?
Astrid W. E. Napitupulu, soernag psikolog anak dan praktisi theraplay, mengatakan bahwa alasan yang paling dasar anak-anak mudah mengingat dan mengetahui kata-kata kotor adalah karena menurut mereka, kata-kata terlarang tersebut terdengar lucu. Apalagi, jika mereka mengucapkan kata-kata tersebut, maka mereka akan mendapatkan perhatian dan respon dari orang tua atau orang-orang di sekitarnya.

Untuk asal-usul kata kotor itu sendiri, Astrid mengatakan bahwa banyak sekali sumbernya.

“Anak belajar kata-kata buruk dari banyak media, seperti televisi atau bahkan dari temannya. Bagi mereka, bermain kata itu menyenangkan,” tutur Astrid, Sabtu (26/9/2015) kemarin.

Jika anda mendapati anak mengucapkan kata kotor, Astrid menyarankan agar anda menanyakan kepada sang anak tentang arti dari kata tersebut. Jelaskan pula bahwa kata-kata tersebut bisa membuat orang lain sedih atau marah.

“Sebagai orangtua, ini saatnya Anda bertanya padanya, apa arti kata-kata tersebut. Sebab bila kata-kata itu diucapkan bisa membuat orang lain sedih, terluka, marah atau tidak suka pada kita sehingga tidak boleh menyebut kata itu,” sambung Astrid.

Astrid juga menjelaskan bahwa orang tua bisa saja mengajarkan anaknya bagaimana merespon sesuatu yang tidak baik di lingkungannya. Misalnya, anak diberi pengertian bahwa Indonesia memiliki budaya yang santun dan ramah, dan oleh karenanya, mengeluarkan kata-kata kotor sangatlah dilarang. (Deni Suroyo – sisidunia.com)