Home » News » Pemerintah Uzbekistan Kenakan Denda Rp 11 Juta Bagi Orang Tua Yang Ijinkan Anaknya Shalat

Pemerintah Uzbekistan Kenakan Denda Rp 11 Juta Bagi Orang Tua Yang Ijinkan Anaknya Shalat



Tashkent – Belum lama ini, Pemerintah Uzbekistan mengeluarkan peraturan yang melarang anak-anak untuk ikut melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha atau bahkan Sholat Jumat. Alasan diberlakukannya peraturan ini adalah agar anak-anak tidak “terganggu” oeh urusan agama dan kepecayaan yang dianut oleh orang tuanya.

Pemerintah Uzbekistan Kenakan Denda Rp 11 Juta Bagi Orang Tua Yang Ijinkan Anaknya Shalat

ilustrasi anak-anak Uzbekistan keluar dari masjid usai Sholat Jumat

Dilansir dari Onislam.net (Sabtu, 26/9/2015), Ubaidullo Azimov, seorang pejabat di Tashkent, mengatakan bahwa otak anak-anak Uzbekistan tidak boleh diganggu oleh hal-hal selain urusan belajar di sekolah. Gangguan yang dimaksud tadi termasuk masalah agama.

Azimov menambahkan bahwa Pemerintah Uzbekistan menganggap bahwa anak-anak hanya boleh fokus terhadap pendidikan yang diterimanya di sekolah. Sementara untuk belajar agama, hanya boleh dilakukan setelah anak-anak menyelesaikan studi sekolah tingginya, atau dengan kata lain, di usia 18 tahun ke atas.

Pada peraturan baru yang diberlakukan sejak tanggal 23 September 2015 lalu tersebut, disebutkan bahwa orang tua yang terbukti mengajarkan agama atau pergi beribadah ke masjid, maka mereka akan didenda sebesar USD 750, atau setara dengan Rp 11 juta. (Deni Suroyo – sisidunia.com)