sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Mengejar Pahala, Alasan Jemaah Nekat Berdesakan Lempar Jumrah

Mengejar Pahala, Alasan Jemaah Nekat Berdesakan Lempar Jumrah



Mina – Selama ini insiden fatal yang kerap menewaskan banyak jemaah haji kebanyakan terjadi saat prosesi melempar jumroh Ula, Wusto dan Aqabah. Kenapa hal ini terus berulang? Padahal pihak Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan fasilitas di sekitar lokasi lempar jumroh.

Mengejar Pahala, Alasan Jemaah Nekat Berdesakan Lempar Jumrah

Setelah insiden yang menewaskan sedikitnya 717 jamaah dan 800 lainnya luka-luka (Kamis, 24/9/2015), masa untuk melempar jumroh masih akan berlangsung hingga Minggu (27/9) esok, jamaah dihimbau untuk tetap waspada.

Syarif Hidayatullah Dadi Darmadi selaku pengamat haji dan dosen UIN mengungkap, bahwa sehari sebelum prosesi melempar jumroh dimulai, jamaah telah mendapat selebaran himbauan. Selebaran itu dikhususkan bagi jamaah dari kawasan Asia, termasuk dari Indonesia.


Baca juga:

Raja Salman Angkat Bicara Terkait Banyaknya Jemaah Yang Menjadi Korban Tragedi Mina

Siapa Yang Harus Bertanggung Jawab Atas Tragedi Mina 2015 ?

Selebaran itu sendiri berisi himbauan yang salah satunya untuk memilik waktu melempar jumroh ketika sedang sepi, seperti sore atau malam. Namun sayangnya masih banyak jamaah haji yang nekat untuk melempar jumroh pada pagi atau siang hari.

Banyaknya jamaah yang nekat itu disebabkan oleh adanya hadist atau dalil yang menyebut waktu yang paling afdal untuk melempar jumroh adalah di siang hari. Namun dosen UIN tersebut menyatakan bahwa jamaah seharusnya lebih mengutamakan keselamatan jiwanya, karena urusan afdal dan pahala bisa diserahkan kepada Allah. (Rani Soraya – sisidunia.com)