Home » Techno » Betagoogle.com, Situs Ramalan Buatan Google

Betagoogle.com, Situs Ramalan Buatan Google



Jakarta – Google telah meluncurkan situs baru bertajuk betagoogle.com, situs yang berisi aplikasi Google Fortunetelling untuk meramal masa depan.

Betagoogle.com, Situs Ramalan Buatan Google

Namun ternyata situs ini bukan bikinan Google. Logo dan desain yang dipakai Google Fortunetelling ini memang sengaja dibuat mirip Google sebagai daya tarik untuk orang yang penasaran dengan masa depan miliknya.

Pengguna yang masuk situs tersebut dan mencoba mengetik pertanyaan tentang masa depan di kolom yang disediakan tidak akan menemukan jawaban yang diinginkan. Aplikasi tersebut justru menampilkan sejumlah pertanyaan lain, yang kurang lebih berbunyi seperti ini dalam bahasa Indonesia.

“Di mana saya bisa menemukan tempat aman?”, “Akankah saya kembali berkumpul dengan keluarga?”, “Akankah manusia berhenti berperang?”, dan “Adakah tempat yang bersedia menerima saya?”.

Sementara untuk hasil pencarian akan langsung menampilkan sebaris kalimat yang ditulis dengan CAPS LOCK dan fon tebal, “TENTU SAJA KAMI TIDAK BISA MERAMAL MASA DEPAN ANDA!”

Anda juga bisa melihat foto-foto dan video para pengungsi perang dari wilayah Timur Tengah yang bermigrasi ke Eropa.

Pesan tersebut masih berlanjut dengan dengan cerita yang menyebut bahwa ada sekitar 60 juta orang pengungsi perang yang juga bertanya-tanya soal masa depan.

Selain itu pengunjung situs ini juga diajak untuk mendonasikan dana berupa uang, waktu ataupun hanya sekedar membagikan pesan ini.

Pada sisi kanan teks terdapat animasi bola kristal dengan angka yang terus bertambah, angka dalam bola kristal itu mengilustrasikan jumlah pengungsi yang akan terus bertambah di saat Anda menghabiskan waktu di situs itu. Kenyataannya saat ini memang ada ribuan pengungsi dari Timur Tengah yang sedang berusaha menyelamatkan diri ke Eropa.

Usut punya usut ternyata situs ini merupakan karya agensi komunikasi kreatif, BrainMedia, yang juga menggandeng PBB lewat United Nation High Commisioner for Refugees (UNHCR). (Rani Soraya – sisidunia.com)