sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Hanya Dengan KTP, Ahok Bakal Kalahkan Suara Semua Partai

Hanya Dengan KTP, Ahok Bakal Kalahkan Suara Semua Partai



Jakarta – “Teman Ahok”, sebuah komunitas pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sedang mengumpulkan 1 juta lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mensupport Ahok maju menghadapi Pilkada DKI di tahun 2017 nanti. Usaha ini disampaikan langsung oleh Singgih Muhammad Widiastomo, salah satu pendiri komunitas Teman Ahok.
Hanya Dengan KTP, Ahok Bakal Kalahkan Suara Semua Partai
“Target kita bulan Juli 2016 kita sudah bisa mengumpulkan 1 juta KTP, syukur-syukur sebelum bulan Juli. Kami harap bulan Juli kami bisa mendapatkan lebih,” tutur Singgih, ketika ditemui wartawan, Sabtu (19/9/2015).

Berbicara pada awak media si sela-sela acara “Piknik Senja” (Pikiran Unik, Senandung Jakarta), yang digelar di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Singgih mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya sudah berhasil mengumpulkan 208.000 lembar fotokopi KTP yang menyatakan dukungan kepada Ahok.

“Sampai hari ini sudah 208.000. Kita mengalahkan suara Partai Nasdem. Kita akan terus melaju dan rencana kita mengalahkan suara PKB, dan akhir tahun berencana mengalahkan suara Gerindra. Kita yakin banget di akhir tahun bisa mengalahkan suara Gerindra,” ujar Singgih dengan penuh optimis.


Baca juga

Nama Soeharto Muncul Dalam Arsip G30S 1965 Milik CIA

Untuk bisa mengejar target 1 Juta KTP tadi, Teman Ahok pun akan menambahkan 150 posko pengumpulan di seluruh Jakarta. Penambahan posko ini diharapkan bisa selesai hingga akhir tahun 2015.

Saat ini, Teman Ahok masih memiliki sekitar 20 booth yang didirikan di mall-mall di Jakarta. Ke depannya, Singgih mengatakan bahwa komunitas ini akan mengupayakan agar posko Teman Ahok bisa berdiri di tiap-tiap kelurahan di Jakarta. (Deni Suroyo – sisidunia.com)