Home » News » Demi Bisa Berbaur, Cucu Kaisar Akihito Menyamar Menjadi Mahasiswi Sederhana di Inggris

Demi Bisa Berbaur, Cucu Kaisar Akihito Menyamar Menjadi Mahasiswi Sederhana di Inggris



Leicester – Putri Kekaisaran Jepang, Putri Mako dari Akishino, berhasil menyembunyikan identitasnya selama kurang lebih satu tahun masa kuliahnya di Leicester, Inggris. Bahkan, teman-teman satu kampus dan beberapa dosennya juga tak menyadari bahwa ia merupakan salah satu sosok berderajat tinggi di Jepang.
Demi Bisa Berbaur, Cucu Kaisar Akihito Menyamar Menjadi Mahasiswi Sederhana di Inggris
Cucu Kaisar Akihito ini memang jarang tampil di depan publik. Selain aktivitas akademis, dirinya memang lebih banyak tinggal di istana dengan protokoler yang sangat ketat.

Kondisi ini sangat berbeda ketika dirinya memutuskan kuliah di Leicester, Inggris. Puteri dari Pangeran Akishino ini menjalani kehidupan kuliahnya seperti mahasiswi kebanyakan.


Baca juga

Hanya Dengan KTP, Ahok Bakal Kalahkan Suara Semua Partai

Nama Soeharto Muncul Dalam Arsip G30S 1965 Milik CIA

Keberadaan Puteri Mako di Leicester ini sebenarnya sudah diketahui oleh mahasiswa-mahasiswa asal Jepang yang juga berkuliah di Inggris. Namun demikian, mereka tidak mengungkapkannya karena tidak mau repot atau tidak mau mengganggu studi sang puteri.

Namun demikian, “penyamaran” Puteri Mako ini diungkapkan kepada publik oleh pihak Kekaisaran Jepang setelah dirinya berhasil lulus dan memperoleh gelar Master di bidang Museology dari University of Leicester.

Konferensi pers kecil-kecilan pun digelar untuk membahas prestasi Puteri Mako ini. Meski dengan protokoler yang cukup ketat, diketahui bahwa Puteri Mako baru akan diwisuda pada Januari 2016 mendatang.

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Profesor Simon Knell, yang merupakan dosen pengawas Puteri Mako.

“Ia pelajar yang hebat, sopan dan mampu mengungkapkan ide-idenya dengan baik. Ini merupakan momen istimewa untuk bisa menjalin hubungan yang erat dengannya,” jelasnya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)