Home » News » Simak Cerita Ayam Kampus Ini Dalam Membuka Tabir Dunia Prostitusi Mahasiswi Di Kota Besar

Simak Cerita Ayam Kampus Ini Dalam Membuka Tabir Dunia Prostitusi Mahasiswi Di Kota Besar



Jakarta – Sudah sejak lama istilah ayam kampus dikaitkan dengan prostitusi yang dilakukan oleh kalangan kaum mahasiswa. Ayam kampus biasanya diartikan sebagai mahasiswi yang punya kerja sampingan jual diri. Lantas bagaimana sih mekanisme kerja mereka? Yuk simak penuturannya dari salah satu ayam kampus berikut ini.

Simak Cerita Ayam Kampus Ini Dalam Membuka Tabir Dunia Prostitusi Mahasiswi Di Kota Besar

Camelita mengungkapkan pengalamannya sebagai ayam kampus. Dia telah menggeluti profesinya ini sejak tahun 2010. Awalnya, mahasiswi angkatan 2010 tersebu diajak oleh teman untuk terjun ke dunia hitam.

Awalnya Camelita mengaku tidak tahu sama sekali dengan kehidupan ayam kampus, namun karena pergaulan ia mulai paham akan profesi satu ini.

Wanita 21 tahun tersebut mulai menemani ‘om-om’ setelah diajak teman satu tongkrongannya. Ia pun tidak menampik alasan dirinya menjadi ayam kampus ialah untuk membeli sejumlah gadget dan barang branded.

“Kalau minta uang ke orang tua kan nggak enak,” ungkap Camelita sambil tersenyum.


Baca juga:
Astaga, Kandang Ternak Itu Ternyata Digunakan Sebagai Tempat Mesum

Masih Mahasiswa dan Doyan Belanja ? Ikuti Tips Belanja Irit Berikut Ini

Namun, perempuan berparas manis itu tidak selalu mencari uang dengan mengencai lelaki hidung belang, karena ia juga berprofesi sebagai model di majalah ibukota.

Ia mengaku sebetulnya tidak terlalu sering ‘nemenin’ om-om, karena kesibukannya sebagai model di salah satu agency. Lebih lanjut ia juga tidak ingin menjadi gadun om-om hidung belang.

‘Gadun’ merupakan istilah ayam kampus yang menjadi simpanan pria hidung belang. Sementara untuk mempromosikan dirinya, Camelita mengaku hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.

Camelita pun mengaku selektif dalam memilih siapa pria hidung belang untuk ia temani. Wanita berkulit sawo matang ini lebih memilih eksekutif muda yang usianya tidak terlalu tua dan good looking. (Rani Soraya – sisidunia.com)