Home » News » PDIP Tolak Rencana Kenaikan Gaji Presiden

PDIP Tolak Rencana Kenaikan Gaji Presiden



Jakarta – TB Hasanuddin, politikus PDIP, menentang adanya rencana untuk menaikkan gaji presiden maupun pejabat tinggi negara lainnya. Menurutnya, hal itu sanghat tidak tepat untuk direalisasikan dalam keadaan Indonesia saat ini.
PDIP Tolak Rencana Kenaikan Gaji Presiden
Mantan Mayjen TNI tersebut pun meminta kepada seluruh pihak untuk bisa menahan diri dari menciptakan satu kebutuhan yang mengharuskan negara mengeluarkan uang pada sektor yang tak perlu. Apalagi kebutuhan tersebut hanya terkait peningkatan gaji dan tunjangan.


Baca juga

Ahok Larang Keras Aktifitas Jual Beli Hewan Kurban di Trotoar

Hasanuddin pun mengingatkan bahwa jumlah orang miskin di Indonesia btelah bertambah sebanyak 860 ribu. Angka yang tentunya membuat miris.

“Masa di satu sisi kita (meminta) naik gaji? Sekalipun gaji saya, DPR? Sudahlah, nanti saja ketika rakyat sudah happy, uangnya sudah ada, baru (meminta naik gaji),” ujar anggota Komisi I DPR RI tersebut, Rabu (16/9).

Komentar Hasanuddin ini muncul setelah anggota Komisi II DPR, Tagore Abubakar, berpendapat bahwa gaji dan tunjangan presiden serta pejabat tinggi negara sudah sewajarnya dinaikkan. Tagore memberikan contoh, gaji presiden saat ini adalah sebesar Rp 62 juta per bulan, tak sebanding dengan gaji dirut BUMN yang mencapai Rp 200 sampai Rp 500 juta per bulannya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)