sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Luar Biasa, Militer Indonesia Hanya 1 Peringkat di Bawah Israel

Luar Biasa, Militer Indonesia Hanya 1 Peringkat di Bawah Israel



Jakarta – Lagi-lagi, militer Indonesia mendapat pengakuan dari dunia. Kali ini, pengakuan tersebut berasal dari Global Firepower (GPF), yakni sebuah situs yang kerap menyajikan analisa kekuatan militer dari sebagian besar negara di dunia.
Luar Biasa, Militer Indonesia Hanya 1 Peringkat di Bawah Israel
Dalam studi di tahun 2015 ini, mereka menganalisa kekuatan militer dari 100 negara di dunia, dengan 50 faktor berbeda sebagai instrumen analisanya

Dari analisa yang mereka lakukan, posisi militer Indonesia ditempatkan satu tingkat saja di bawah Israel, atau tepatnya Indonesia berada di posisi 12 dunia. Lebih hebat lagi, militer Indonesia berada satu strip dari Australia yang menduduki peringkat 13.


Baca juga

Ahok Larang Keras Aktifitas Jual Beli Hewan Kurban di Trotoar

PDIP Tolak Rencana Kenaikan Gaji Presiden

Dengan hasil ini, berarti militer Indonesia dinilai sebagai yang terkuat di Asia Tenggara. Pasalnya, dari posisi satu sampai 11 tidak muncul nama negara Asia Tenggara lainnya.

Thailand merupakan nama negara Asia Tenggara berikutnya yang muncul setelah Indonesia. Negeri Gajah Putih ini berada di peringkat 20, yang disusul dengan Vietnam di peringkat 21, Singapura di peringkat 26, Malaysia di posisi 35, Filipina di posisi 40, Myanmar di 44, Kamboja di 96, dan Laos di peringkat 117.

Dari analisa GPF, peringkat pertama masih diduduki oleh Amerika Serikat, yang disusul oleh Rusia dan Cina.

Adapun faktor-faktor yang digunakan GPF untuk menganalisa kekuatan militer suatu negara antara lain seperti

– jumlah penduduk
– usia warga yang bisa menjadi personel militer
– anggaran militer
– jumlah peralatan militer
– konsumsi BBM
– utang luar negeri
– dsb…

(Deni Suroyo – sisidunia.com)