Home » News » Ternyata, Penjual Tiket Palsu Konser Bon Jovi adalah “Orang Lama”

Ternyata, Penjual Tiket Palsu Konser Bon Jovi adalah “Orang Lama”



Jakarta – Penjual tiket palsu konser Bon Jovi Live!, yang diketahui berinisial FG, kini dilaporkan telah meringkuk di Tahanan Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Ternyata, FG merupakan “orang lama” dalam urusan penjualan tiket untuk konser musik dari musisi kelas atas.
Ternyata, Penjual Tiket Palsu Konser Bon Jovi adalah "Orang Lama"
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengatakan bahwa salah satu konser yang urusan tiketnya pernah ditangani oleh FG adalah tiket konser band NOAH.

“Untuk cara yakinkan pembeli, karena sebelumnya FG pernah jual tiket konser-konser yang lain, konser NOAH. Tapi, yang itu enggak masalah (bukan tiket palsu). Konser Bon Jovi ini yang bermasalah,” terang Krishna dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/9/2015).

Krishna meneruskan, FG memang bekerja di sebuah event organizer (EO) yang kerap mengadakan konser musik. FG sendiri bukan pembuat tiket palsu, melainkan berperan selayaknya makelar untuk penjualan tiket palsu dari suatu konser.

Modus FG adalah dengan mempromosikan tiket palsunya di jaringan Blackberry Messenger, serta sebuah website. Tentunya untuk menarik pembeli, tiket miliknya dijual jauh lebih murah.

Untuk konser Bon Jovi Live! kemarin, FG telah menjual 299 lembar tiket palsu, dengan keuntungan Rp 306.900.000. Sebenarnya, tiket palsu FG cukup canggih, karena barcode yang tertera di dalamnya bisa terdeteksi dan pemegang tiket diperbolehkan masuk.

Namun sayang, seorang pembeli terakhir, yang bernama Fatma, tidak terdeteksi oleh panitia di Gelora Bung Karno, venue konser Bon Jovi tersebut. Dari sinilah kemudian aksi FG terendus pihak berwajib dan dirinya pun berhasil ditangkap.

Krishna menerangkan lagi bahwa uang Rp 306.900.000 tersebut sudah tak dipegang FG. Sebab, FG telah menyerahkannya dalam bentuk cash kepada seseorang yang kini masih buron. (Deni Suroyo – sisidunia.com)