Home » News » Inilah 10 Tuntutan Guru Honorer yang Unjuk Rasa di Gedung DPR-RI

Inilah 10 Tuntutan Guru Honorer yang Unjuk Rasa di Gedung DPR-RI



Jakarta – Selasa (15/9) pagi ini, Gedung DPR-RI digeruduk oleh sekitar 6.000 guru honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2, Persatuan Guru Republik Indonesia, dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia.

Inilah 10 Tuntutan Guru Honorer yang Unjuk Rasa di Gedung DPR-RI

Para guru honorer tersebut secara umum menuntut statusnya ditingkatkan menjadi pegawai negeri sipil. Dalam aksi tersebut, total ada 10 rincian yang mereka sampaikan. Berikut telah SisiDunia rangkum untuk Anda.

1. Moratorium ASN reguler untuk tuntaskan tenaga honorer

2. Berikan upah layak bagi honorer sebesar UMP

3. Terbitkan regulasi tentang penuntasan honorer K2 menjadi ASN

4. Tingkatkan kesejahteraan tenaga honorer dalam APBD di daerah provinsi, kabupaten dan kota, berikan jaminan kesehatan melalui peserta PBI

5. Tetapkan anjab dan ABK untuk tenaga honorer

6. Angkat seluruh tenaga honorer menjadi PNS

7. Beri kesempatan sertifikasi

8. Tolak Ujian Kompetensi Guru

9. Hapus Keputusan Menteri Petunjuk Teknis Tunjangan Profesi Guru

10. Cabut Permen PAN-RB No. 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya

Hingga saat ini ribuan guru honorer tersebut masih berorasi membacakan tuntutan mereka, serta menunggu lini massa aksi lain yang akan berangkat long march menuju kantor Kemen-PAN. Unjuk rasa ini sendiri telah dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Pihak kepolisian juga telah menerjunkan sekitar 500 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI tersebut. (Rani Soraya – sisidunia.com)