Home » News » Menyingkap Tabir Prostitusi Online yang Memiliki Ratusan Jaringan

Menyingkap Tabir Prostitusi Online yang Memiliki Ratusan Jaringan



Jakarta – Tertangkapnya tersangka AS dalam kasus prostitusi online merupakan usaha awal bagi pihak berwajib untuk menyingkap tabir prostitusi kelas atas tersebut.
Menyingkap Tabir Prostitusi Online yang Memiliki Ratusan Jaringan
Berdasarkan penelurusan dari penyidik, disebutkan bahwa AS, melalui Princess Management (PM), dalam kurun waktu satu bulan menjalankan operasinya, ia telah memiliki 300-an pelanggan yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Ketika ditanya mengenai asal dan informasi lain seputar pelanggannya, AS mengaku tidak banyak tahu karena memang pemesanan “barang” dilakukan secara online yang minim tatap muka.

“Saya tidak tahu pelanggannya dari mana saja, semua online dari BB, untuk pembayaran juga di transfer setelah selesai acaranya. Saya tidak tahu apa profesi mereka,” jelas AS, Minggu (13/9).

Kasatreskim Polrestabess Kota Surabaya, Takdir Mananete, pun mengkonfirmasi keterangan AS bahwa setidaknya ada 300 pelanggan yang telah mengunakan jasa bisnis porstitusi online ini. Bila melihat jumlah tersebut, usaha ini sudah pantas dimasukkan ke dalam kategori jaringan besar.


Baca juga

BMKG Prediksikan Hujan Baru Turun Bulan November Mendatang

“Hasil dari penyidikan kedua pelaku diperoleh 63 anggota dari grup ini, 20 anggota lain merupakan freelance dan mereka sudah memikiki 300 lebih member laki-laki. Padahal ini baru satu bulan, ini cukup besar ya. Dan mereka yang masih usia segitu cukup hebat untuk mengelola sebanyak itu,” terang Takdir.

Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pengembangan terhadap keterangan dari dua mucikari yang telah ditangkap. Sebab, polisi yakin bahwa jaringan semacam ini masih banyak ditemukan di kota-kota besar lainnya di Indonesia. (Deni Suroyo – sisidunia.com)