sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Kemacetan Ternyata Bisa Menimbulkan Masalah Psikis

Kemacetan Ternyata Bisa Menimbulkan Masalah Psikis



Jakarta – Warga Jakarta mungkin sudah terbiasa dengan kemacetan. Padatnya kendaraan yang melintas serta ditambah proyek infrastruktur yang berlangsung di sejumlah jalan utama sudah menjadi makanan sehari-hari warga Ibu kota.

Kemacetan Ternyata Bisa Menimbulkan Masalah Psikis

Ternyata fenomena ini memiliki dampak negatif bagi kesehatan jiwa seseorang.

Menurut seorang psikolog bernama Roslina Verauli, kemacetan merupakan salah satu faktor penyebab stress di sejumlah kota-kota besar dunia.

“Stres, frustasi, dan juga selalu timbul rasa tertekan adalah efek dari kemacetan. Bagaimana tidak, seharusnya hanya 20 menit sampai tujuan, namun ini bisa sampai satu jam lebih, bahkan dua jam. Situasi ini juga pastinya tidak dialami satu kali atau dua kali, tapi hampir setiap hari. Sedangkan tubuh kita tidak dirancang untuk bisa menahan stres dalam jangka waktu yang lama,” ujar Vera.

Menurut Vera, setiap individu memiliki respon yang berbeda-beda terhadap kondisi psikologis yang disebabkan oleh kemacetan. Ada yang sebatas mengeluh dan mengeluarkan kata-kata kasar namun ada juga yang meresponnya secara fisiologis.

Respon secara fisiologis yang dimaksud bisa berbentuk elelahan, pegal-pegal dan bahkan sampai ada yang pingsan.

“Selain efek tersebut ada juga efek hormonal, di mana badan akan mengalami sakit-sakitan. Namun yang pasti, respon setiap individu berbeda-beda, karena memang secara profil klinis, ketahanan tubuh manusia tidak sama,” ujar,” ujar Vera. (Yayan – sisidunia.com)