sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Fakta Baru Musibah Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Fakta Baru Musibah Jatuhnya Crane di Masjidil Haram



Jakarta – Berita tragis mengenai jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi masih hangat diperbincangkan di dalam negeri. Baru-baru ini, PT Waskita Karya, yang merupakan salah satu kontraktor yang terlibat dalam renovasi Masjidil Haram, turut buka suara mengenai insiden tersebut.
Fakta Baru Musibah Jatuhnya Crane di Masjidil Haram
COrporate Secretary Waskita, Antonius Yulianto Nugroho, telah menegaskan bahwa crane yang jatuh tersebut bukan properti Waskita. Antonius mengatakan bahwa crane tersebut adalah milik Bin Ladin, yang merupakan main contractor dari proyek renovasi Masjidil Haram. Waskita sendiri hanya berperan sebagai sub contractor.

Saudi Bin Ladin Group (SBG) sendiri merupakan perusahaan konstruksi multinasional yang berkantor pusat di Jeddah, Arab Saudi. Perusahaan ini adalah perusahaan konstruksi terbesar kedua dunia setelah Vinci Construction.

Kepada wartawan, Antonius juga menceritakan bagaimana kronologis kecelakaan tersebut.

”Sehabis Ashar angin mulai kencang, sekitar jam 5 sore hujan deras disertai butiran es dan angin puting beliung dan sampai saat shalat Maghrib masih berlangsung,” terangnya.

Beberapa saat kemudian, ketika sholat Maghrib, mobile crane milik Bin Laden yang berbobot 1.300 ton tersebut ambruk. Mobile crane bermerk Mamoth tersebut jatuh menimpa atap Sai dan terus menembus hingga lantai 3. Benda raksasa ini jatuh di antara dua tower crane yang berada di atap Sai.

Antonius menambahkan, saat kejadian tersebut berlangsung, terdapat 60 pekerja dan 6 karyawan Waskita yang sedang bekerja. Seluruh karyawan dan pekerja tersebut selamat. (Deni Suroyo – sisidunia.com)