Home » News » Disindir Aktivis JIL, Ustad Yusuf Mansyur Ungkap Keinginannya Menjadi Presiden

Disindir Aktivis JIL, Ustad Yusuf Mansyur Ungkap Keinginannya Menjadi Presiden



Jakarta – Seorang aktivis dari Jaringan Islam Liberal (JIL), Guntur Romli, belum lama ini menyindir Ustadz Yusuf Mansur melalui Twitter. Melalui tweetnya, Guntur menyinggung soal ide Ustadz Yusuf Mansur untuk berdoa selama 24 jam, dan disiarkan di 7 stasiun televisi, untuk menurunkan dolar AS. Guntur menyebut ide tersebut dengan kata ‘culun’.
Disindir Aktivis JIL, Ustad Yusuf Mansyur Ungkap Keinginannya Menjadi Presiden
“NU punya tradisi doa bersama, minta tolong pada Allah namanya Istighotsah. Doa untuk kebaikan negeri, untuk bangsa agar terhindar dari malapetaka.”

Tapi jangan disamakan cara-cara doa NU dengan doa cara culun ustad YM, yang mau nurunin dolar pake doa live di 7 stasiun TV,” tulis Guntur.


Baca juga

Cadangan Tambang Uranium Membuat Iran Semakin Percaya Diri

Menteri Melarang Dana Desa Dipergunakan Untuk Membangun Masjid

Tak mau kalah, Yusuf pun membalas tweet Guntur dengan sebuah postingan yang cukup panjang di Instagram. Dalam postingan tersebut, terselip harapan Yusuf Mansur jika dirinya menjadi Presiden.

“Nama Romli mengingatkan saya kepada guru saya. KH Romli. Yaaa Allah. Adem mukanya. Selalu senyum. Masih hidup beliaunya. Beliau selalu bilang, kalo ada yang meledek kita, pelajari kenapa ia meledek kita? Pasti ada yang bisa dipelajari. Karena itu, InsyaaAllah saya akan terus belajar.

Mohon maaf atas semua perkataan. Mudah-mudahan “Indonesia Tanpa Diskriminasi”. Ini kalimat yang didengung-dengungkan Guntur Romli sendiri.

Doa saya untuk Muhammad Guntur Romli. Bagus namanya. Pakai nama Nabi dan nama guru saya. Bila tulisan ini sampe ke beliau, salam hormat untuk beliau. Salam kenal. Mudah-mudahan saya kelak bisa jadi kawan yang baik.

Oh ya, jangan lupa berdoa ya. Kelak jika saya beneran jadi Presiden, kerja saya di antaranya, doa lewat semua saluran,” tulis Yusuf Mansur. (Deni Suroyo – sisidunia.com)