Home » News » Permadi Ramalkan Pemerintahan Jokowi Tidak Sampai 5 Tahun

Permadi Ramalkan Pemerintahan Jokowi Tidak Sampai 5 Tahun



Jakarta – Permadi SH, paranormal dan politisi yang kini menjadi pengamat politik alumni Universitas Indonesia, menerawang masa pemerintahan Presiden Joko Widodo berdasarkan ramalan Jongko Joyoboyo.

Permadi Ramalkan Pemerintahan Jokowi Tidak Sampai 5 Tahun

Kondisi perekonomian yang dialami Indonesia saat ini disebut banyak pihak menyerupai dengan yang terjadi pada 1998 silam. Mulai bermunculan pula prediksi yang menyebut masa pemerintahan Presiden Joko Widodo akan segera lengser sebelum masa jabatannya habis.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Permadi SH, dalam ramalannya yang berdasarkan ramalan Jongko Joyoboyo.

“Itu sudah saya prediksikan, paling cepet akhir tahun, atau paling lama tahun 2016 (pemerintahan Jokowi) jatuh. Goro-goro atau revolusi rakyat besar-besaran akan terjadi dalam waktu dekat, Tuhan akan memasukkan kembali roh keberanian, kepada rakyat Indonesia. Hal ini sudah mulai terlihat, seperti belum lama ini hampir 100 ribu buruh turun ke jalan, tapi untungnya masih baik-baik saja,” ungkapnya

“Menteri Tenaga Kerja menanggapi aksi buruh dengan menyebutkan tidak benar ada buruh asing masuk ke Indonesia. Inikan namanya penipuan ulung, sudah nyata-nyata di mana-mana, di beberapa perusahaan mempekerjakan asing. Itu keputusan Jokowi yang gegabah,” lanjut Permadi.


Baca juga:
Gawat, Permadi Ramalkan Jokowi Akan Jatuh Tahun 2016 Mendatang
Apa Isi Ramalan Permadi Terkait Kondisi Indonesia Saat Ini ?
Apakah Menurut Permadi Kondisi Indonesia Saat Ini Sama Dengan Tahun 1998 ?

Menurut Permadi, pada zaman peerintahan Bung Karno dulu, perusahaan asing milik Belanda dinasionalisasi, kereta api dinasionalisasi, kemudian China-China tidak boleh di kabupaten, harus pulang ke negerinya dan akhirnya semua ekonomi dikuasai oleh Indonesia. Tapi pada zaman Pak Harto dijual lagi, zaman Pak Habibie dijual lagi, termasuk Timor Timur. Zaman Mega dan Gusdur juga sama saja. Zaman SBY tak jauh beda, Zaman Jokowi bahkan lebih gila, semua peraturan diterjang.

“Saya dalam hal ini tidak like and dislike saya melihat kenyataan,” pungkas Permadi. (Rani Soraya – SisiDunia.com)