sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Ekonomi & Bisnis » Setahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Masih Jauh dari Kata Sejahtera

Setahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Masih Jauh dari Kata Sejahtera



Jakarta – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dinilai gagal menyejahterakan rakyat. Hal ini disampaikan oleh pengamat sekaligus dosen Universitas Trisakti Jakarta, Chairul Hadi.
Setahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Masih Jauh dari Kata Sejahtera
Dalam sebuah acara diskusi yang digselenggarakan oleh Gerakan Pemuda Islam Indonesia (DPII) di Jakarta, Rabu (9/9/2015), Chairul berkata, “Kinerja Jokowi JK (Jusuf Kalla) saat ini hampir tidak ada peningkatan kesejahteraan rakyat, bahkan dari hari ke hari daya belinya menciut, buruh upahnya selalu ditekan.”

Menurut Chairul, langkah pertama yang harus dilakukan Presiden Jokowi untuk memperbaiki keadaan ini adalah dengan mempertegas penerapan Pasal 33 UUD 1945 yang mengatur tentang pengertian perekonomian, pemanfaatan sda, dan prinsip perekonomian nasional. Chairul melihat, Jokowi belum maksimal melaksanakan pasal tersebut. Namun demikian, kondisi ini juga sudah terjadi sejak jaman Soeharto.

Lemahnya kinerja Jokowi dinilai Chairul sebagai penyebab semakin merajalelanya kemiskinan di Tanah Air. Chairul pun mengingatkan bahwa Jokowi harus bisa mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia, dan menghapuskan kepentingan elite.

Jangankan di dusun, di Jakarta saja banyak orang miskin. Kalau dibiarkan jelas Indonesia akan terus terpuruk, jadi rakyat Indonesia sekarang terpecah jadi dua, si kaya, yakni para pengusaha dan penguasa, dan si miskin, yakni buruh dan rakyat jelata,” terang Chairul. (Deni Suroyo – sisidunia.com)