sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Tantang Bulgaria, Italia Ingin Lolos Lebih Cepat

Tantang Bulgaria, Italia Ingin Lolos Lebih Cepat



Jakarta – Kemenangan kontra Malta coba disalin Italia kala menjamu Bulgaria di Renzo Barbera, pada matchday delapan Grup H kualifkasi Euro 2016, Senin (7/9) dini hari WIB.

Tantang Bulgaria, Italia Ingin Lolos Lebih Cepat

Hasil tersebut krusial untuk bisa meloloskan Italia ke Euro 2016 lebih cepat. Dengan menyisakan tiga laga, Gli Azzurri kini memiliki 15 poin, yang sama dengan Kroasia dan unggul dua poin dari Norwegia di peringkat ketiga.

Dengan peringkat dua teratas masing-masing grup yang otomatis melenggang ke Euro 2016, Italia hanya butuh sebiji poin saja untuk lolos jika sukses menang atas Bulgaria, sementara di laga lain Norwegia kalah dari Kroasia.

Target itulah yang diusung sang pelatih kepala, Antonio Conte , meski sadar jika kini permainan anak buahnya masih belum memenuhi harapan.

“Di mana pun sepakbola berkembang, tidak ada sebuah tim yang jalan begitu saja. Satu-satunya hal yang penting adalah menang, dan sayangnya, ketika Anda tidak mampu membuat sebagian besar peluang, hasilnya masih belum jelas,” tutur Conte jelang pertandingan.

Ya, kemenangan jelas harga mati, tapi Italia juga butuh perbaikan setelah hanya menang 1-0 melawan Malta. Formasi 4-3-3 yang tampak semakin matang tak perlu diganti, namun komposisi pemainnya butuh sedikit dirombak agar sirkulasi permainan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Terdapat dua pos krusial, yakni pos bek kiri dan winger kanan. Di bek kiri, Conte akan mendapat agresivitas yang lebih jika menurunkan Domenico Criscito, ketimbang Manuel Pasqual yang cenderung bermain aman. Sementara di pos winger kanan, performa mengagumkan Antonio Candreva dalam laga melawan Malta, layak diganjar tempat inti menggantikan Manolo Gabbiadini.

Sementara itu sang jenderal lapangan tengah, Andrea Pirlo , harus mengajak rekan-rekannya di lini kedua untuk menerapkan mobilitas tingkat tinggi, agar peluang dan asupan bola berkualitas bagi striker bisa banyak ditelurkan. Hal itulah yang kurang dalam duel kontra Malta lalu.

La Nazionale juga harus mengeksploitasi mental buruk Bulgaria, yang baru saja dipastikan tak lolos ke Euro 2016 karena kalah kandang 1-0 dari Norwegia akhir pekan lalu. Bila sukses, jangan kaget jika Italia era Conte bisa menang untuk kali pertama, dengan marjin lebih dari dua gol. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)