Home » Hiburan » Wow, Jenny Cortez Akui Jika Payudaranya Mematikan

Wow, Jenny Cortez Akui Jika Payudaranya Mematikan



Jakarta – Aktris seksi Jenny Cortez mengomentari adegan yang diperankan dalam film terbarunya Pokun Roxy yang bakal tayang serentak secara nasional di bioskop 4 April 2013.

Wow, Jenny Cortez Akui Jika Payudaranya Mematikan

Pada film bergenre horor komedi itu, terdapat beberapa adegan seksi yang fokus di sekitar dada.

Di antaranya adegan seorang anak kecil yang tergeletak pingsan begitu melihat belahan dada Vina, tokoh yang diperankan Jenny Cortez.

Mengomentari adegan ini, Jenny mengungkapkan karakter yang diperankan dalam film bergenre horor komedi itu bukan perempuan seksi.

“Karakternya nggak seksi, hanya menampakkan buah dada tapi bukan mengumbar,” ujar Jenny Cortez.

Setelah itu Jenny berbalik bertanya kepada wartawan penyebab anak kecil pingsan itu setelah melihat payudara siapa?

“(Payudara) itu memang kecil, tapi mematikan. Karena kecil itu,” ujarnya sambil tertawa.

Dalam film itu, Jenny sempat beradu akting dengan aktris seterunya Nikita Mirzani yang memerankan tokoh Jupe.

Artis peran Jenny Cortez memilih untuk tak mengenakan bra saat tidur. Selain itu, menurut dia, pemilihan jenis bra yang tepat juga dapat membantu pencegahan kanker payudara.

“Berolah raga itu penting, menjaga pola makan itu paling penting, ketika kita tidur kita jangan pakai bra, dan kalau olah raga kita harus pakai bra yang harus sesuai dengan olah raga,” kata Jenny dalam wawancara di Senayan City, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Kampanye tanpa bra untuk mengajak masyarakat peduli bahaya kanker payudara dilakukan salah satunya melalui No Bra Day pada 13 Oktober 2014. Ajakan tersebut beredar di media sosial beberapa hari terakhir.

Pada hari tanpa bra ini, para perempuan diajak untuk melepas pakaian dalamnya untuk sehari, sebagai simbol betapa berharganya memiliki payudara yang sehat.

Namun, sebagai orang Indonesia yang menjunjung budaya timur, Jenny mengaku tak perlu menanggalkan bra untuk memperingati Oktober sebagai bulan kanker payudara sedunia.

Ia memilih aktif mengkampanyekan pentingnya melakukan deteksi dini dan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI.

“Kalau Jenny enggak seperti itu (sehari tanpa bra), ya kasihsupport saja di media sosial,” tekan Jenny.

“Buat teman-teman yang terkena kanker payudara, kalian harus tetap semangat, berbuatlah yang positif. Dan buat teman-teman yang masih sehat harus tetap menjaga payudara, harus checkup setahun sekali untuk menghindari penyakit kanker payudara ini,” imbuh dia. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)