sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Inilah Saksi-Saksi Yang Memberatkan Margriet

Inilah Saksi-Saksi Yang Memberatkan Margriet



Denpasar – Ibu angkat Angeline akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Angeline oleh Kepolisian Daerah Bali pada Minggu (28/6/2015). Margriet dikenai pasal pembunuhan berencana.

Inilah Saksi-Saksi Yang Memberatkan Margriet

Pihak kepolisian Bali mengambil keputusan untuk menetapkan Margriet sebagai tersangka setelah mendengarkan kesaksian beberapa saksi yang berada di rumah Margriet.

Berikut beberapa kesaksian yang akhirnya membawa Margriet menjadi tersangka pembunuhan Angeline:
Kesaksian Rahmat Handono, penghuni kos di rumah Margriet.

Rahmat pernah melihat Agus, pembantu Margriet, membuang tanah galian yang dijadikan lubang oleh Agus.

Kesaksian Dewa Raka, Satpam di rumah Margriet

Dewa Raka yang baru bekerja di rumah Margriet pada 4 Juni 2015, enam hari sebelum jasad Angeline ditemukan, diperintahkan Margriet untuk melarang siapapun yang ingin masuk ke sana. Pada saat mendampingi tim Polresta Denpasar untuk memeriksa keadaan di dalam rumah Margriet pada 5 Juni 2015, Dewa Raka mulai curiga terhadap bau busuk di dekat kandang ayam.

Kesaksian Franky A. Marinka, pria yang pernah bekerja sebagai pembantu di rumah Margriet

Franky yang pernah bekerja di rumah Margriet pada Desember 2014 hingga Maret 2015, kerap melihat Margriet menyiksa Angeline dengan menggunakan bambu bila Angeline tidak mengerjakan tugasnya dengan baik. Sehari-hari Angeline ditugasi untuk menyapu, mengepel rumah, membersihkan kandang ayam, serta memberi makan ayam.

Kesaksian Agus, pembantu rumah Margriet yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka

Agus memberikan kesaksian bahwa yang membunuh Angeline adalah Margriet. Angeline dibunuh di kamar Margriet. Agus ditugasi untuk membungkus jasad Angeline, mengangkat, dan menguburkannya atas perintah Margriet. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)