sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Jokowi Secara Tegas Tolak Revisi UU KPK

Jokowi Secara Tegas Tolak Revisi UU KPK



Jakarta – Berkaitan dengan adanya revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk menolaknya. Namun, Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa mengungkapkan bahwa tidak ada yang istimewa dengan adanya penolakan dari Presiden Jokowi.

Jokowi Secara Tegas Tolak Revisi UU KPK

Kepada wartawan harianindo, Jumat (19/6) malam, Desmond mengungkapkan bahwa keputusan presiden itu biasa saja. Bahkan Politikus dari Gerindra ini memandang positif jika dari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mempunyai langkah baru untuk pemberantasan tindak pidana korupsi.

Terlebih lagi untuk memperbaiki sistem yang ada di tubuh Polri dan Kejaksaan. Untuk saat ini memang draft revisi UU KPK belum ada, hal ini dikarenakan rencana amandemen itu sebenarnya tindak lanjut atas rapat kerja diantara Komisi III DPR dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Oleh karena itu, Demond tidak ingin berpolemik, terkait revisi UU KPK. Karena sata ini yang menjadi konsentrasi adalah persoalan penegakan hukum yang ada di KPK. Terlebh lagi, pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengungkapkan bahwa komisi anti-rasuah tidak memiliki kewenangan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

Terkait hal tersebut, anak buah Prabowo ini mengungkapkan bahwa pernyataan Ruki ini menunjukkan ketidak hati-hatian penyidik KPK untuk menetapan status tersangka. Untuk saat ini pihak Menkumhan dan DPR bersama-sama untuk menindaklanjuti. Sehingga jika sekarang ditolak maka tidak menjadi soal. Karena draft saja belum ada, pungkas Demond. (Tita Yanuantari – sisidunia.com)