Home » News » Alasan Jokowi Pilih Jenderal Gatot Nurmantyo Sebagai Calon Panglima TNI

Alasan Jokowi Pilih Jenderal Gatot Nurmantyo Sebagai Calon Panglima TNI



Jakarta – Presiden Jokowi telah memilih Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai calon tunggal untuk menggantikan Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI yang akan habis masa jabatannya pada Agustus 2015 mendatang.

Alasan Jokowi Pilih Jenderal Gatot Nurmantyo Sebagai Calon Panglima TNI

Surat rekomendasi calon Panglima TNI juga telah dikirimkan kepada Pimpinan DPR untuk kemudian dibahas dalam rapat agar segera dilakukan uji kepatutan dan kelayakan kepada mantan Pangkostrad tahun 2013-2014 ini.

Lantas apa yang menyebabkan Presiden menjatuhkan pilihan kepada Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI yang baru?
Menurut Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki, Presiden memilih Jenderal lulusan Akademi Militer tahun 1982 tersebut karena memperhatikan faktor penguatan organisasi di tubuh TNI dan beberapa perubahan eksternal yang terjadi.

“Presiden memperhatikan kepentingan penguatan organisasi TNI untuk menghadapi perubahan geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi kawasan,” kata Teten melalui pernyataan tertulis, seperti dikutip dari kompas.com, Rabu (10/6/2015).

Selain itu, menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, hubungan Jenderal Gatot Nurmantyo dengan dua Kepala Staf dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Kapolri dinilai cukup dekat sehingga hal ini akan sangat memudahkan dalam membangun sinergi untuk mendukung program pemerintahan.

Jenderal Gatot Nurmantyo yang saat ini menjabat sebagai KSAD pernah juga menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer pada 2009-2010, sebelum kemudian menjadi Panglima Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya pada tahun 2010-1011. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)