sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Lia Eden Ingin Daratkan UFO Di Monas

Lia Eden Ingin Daratkan UFO Di Monas



Jakarta – Setelah lama tak muncul, Lia Aminuddin atau yang lebih dikenal dengan nama Lia Eden tiba-tiba meramalkan bahwa Jakarta akan diguncang gempa hebat pada akhir Mei 2015. Selain itu, pemimpin sekte Kerajaan Tuhan Eden ini juga mengatakan bahwa kendaraan UFO (Unidentified Flying Object) akan mendarat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Lia Eden Ingin Daratkan UFO di Monas

Lia Eden lebih jauh mengatakan bahwa pesawat UFO itu akan ditumpangi oleh Malaikat Jibril yang akan mengangkat para rasul Eden menuju ke angkasa. Untuk hal tersebut, Lia Eden bahkan telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi guna meminta ijin untuk mendaratkan pesawat UFO di kawasan Monas.

Surat kepada Presiden itu dikirimkan dalam sebuah kotak biru yang berisi tujuh amplop surat dan beberapa DVD yang ditujukan ke sejumlah pihak.

Lia Eden memang merupakan tokoh pemimpin sekte yang penuh dengan kontroversi. Dia pernah mengakui dirinya sebagai penyebar wahyu Tuhan dengan perantaraan Malaikat Jibril.

Pada 1998, Lia Eden pernah menyebut dirinya Mesias yang muncul di dunia sebelum hari kiamat untuk membawa keamanan dan keadilan di dunia. Selain itu, dia juga pernah menyebut dirinya sebagai reinkarnasi Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus. Lia juga mengatakan bahwa anaknya, Ahmad Mukti Day, adalah reinkarnasi Isa, sedangkan Fathun Nur Day dia sebutkan sebagai reinkarnasi Musa.

Pada awal berdirinya Sekte Eden yang dipimpin oleh wanita kelahiran Surabaya 21 Agustus 1947 ini, pengikutnya kurang lebih berjumlah 100 orang dengan nama awal Salamullah. Sejak tahun 2003, kelompok Salamullah memegang kepercayaan bahwa semua ajaran agama adalah benar dan mengubah nama kelompoknya menjadi Kaum Eden.

Selama menjadi pemimpin sekte, Lia Eden telah dua kali merasakan dipenjara. Pada Desember 2005, Pengadilan menjatuhkan vonis atas dirinya selama 2 tahun penjara dalam kasus penistaan agama. Lalu pada tahun 2009, Lia Eden dijatuhi vonis 2,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena kasus yang sama. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)