sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Australia Siap Terjun Ke Irak Perangi ISIS

Australia Siap Terjun Ke Irak Perangi ISIS



Canberra – Sepak terjang ISIS beberapa waktu ini sudah membuat geram dunia internasional, termasuk Australia. Melalui Perdana Menteri Tony Abbott, pemerintah Australia berkeinginan untuk menambah personil militernya di Irak untuk memerangi ISIS.

Australia Siap Terjun Ke Irak Perangi ISIS

Beberapa pekan ini ISIS kembali menguasai dua kota penting, yaitu Ramadi, ibu kota provinsi terbesar Irak, Anbar, dan Kota Kuno Suriah, Palmyra.

Kekalahan demi kekalahan yang terjadi di Irak menimbulkan berbagai pertanyaan besar di dunia mengenai strategi dan komitmen pasukan internasional yang telah berada di sana untuk melawan ISIS.

Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter, mengatakan bahwa kekalahan tersebut seharusnya tidak perlu terjadi jika saja pasukan lokal Irak lebih serius dalam memerangi ISIS. Ashton Carter menilai, pasukan Irak tidak kalah dalam hal jumlah namun mereka tetap kalah dan bahkan menarik diri dari garis depan pertempuran.

“Kami tidak berharap Amerika Serikat untuk melakukan sesuatu yang memang perlu dilakukan dalam mempertahankan apa yang memang layak dilakukan di seluruh dunia ini sendirian dan karena itulah Australia telah lebih dari siap untuk menjadi mitra yang benar-benar dapat diandalkan oleh Amerika Serikat. Seperti biasa, kami siap untuk bekerja dengan mitra dan sekutu kita, Amerika Serikat, Irak, mitra internasional dan regional kami yang lain, untuk melakukan apa yang kami bisa bantu lakukan,” ujar Perdana Menteri Australia Tony Abbott, seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (26/5/2015).

Sebelumnya, Australia telah menempatkan 600 orang personil militernya di Irak, bergabung dalam “Operasi Okra” bersama tentara koalisi lainnya. Selain itu, terdapat juga 300 tentara Australia yang bertugas untuk melatih tentara Irak dalam gugus tugas Taji. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)