sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » ITS Jadi Pusat Desain Kapal Perang

ITS Jadi Pusat Desain Kapal Perang



Surabaya – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) baru saja menunjuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjadi Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Perang.

ITS Jadi Pusat Desain Kapal Perang

Menurut Dekan FTK ITS Prof Eko Budi Djatmiko, penunjukkan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus bagian dari peran serta ITS dalam mendukung dan membantu mewujudkan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangkitkan kembali poros maritm di Indonesia.

“Untuk mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, banyak dosen ITS ditarik ke pusat untuk membantu dalam mewujudkan kebijakan Presiden Joko Widodo itu,” kata Prof Eko Budi Djatmiko di sela-sela acara Marine Icon 2015 yang diadakan pada 8-10 Mei 2015 di kawasan Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya.

Selain ditunjuk menjadi Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Perang, menurut Prof Eko Budi Djatmiko ITS juga dimintai bantuan oleh pemerintah untuk membangun tol laut dan pembuatan kapal selam di PT PAL.

Untuk pembuatan kapal selam, Indonesia tengah bekerjasama dengan Korea Selatan. Rencananya akan dibuat 5 kapal selam, dua diantaranya sedang dibuat di Korea, sedangkan tiga sisanya akan dibuat di PT PAL Indonesia.

Untuk acara Marine Icon 2015 itu sendiri bertemakan “Berkarya Bersama Membangun Peradaban Maritim Indonesia”. Di dalamnya nanti akan diadakan beberapa lomba yang memperebutkan Piala Menpora, yaitu Marine Diesel Assembling (bongkar pasang mesin diesel) bagi siswa SMK, Waterbike Competition (sepeda air), National Maritime Paper and Essay Competition (lomba karya tulis kemaritiman), Pop Pop Boat Race (kapal uap/perahu tok-tok), Marine Photography Contest (lomba foto kemaritiman), dan Dragon Boat Race (lomba dayung perahu naga). (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)