sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Bocah 9 Tahun Ini Berpenghasilan Rp 17,3 Miliar dari Youtube

Bocah 9 Tahun Ini Berpenghasilan Rp 17,3 Miliar dari Youtube



Jakarta – Mungkin banyak diantara kita yang menganggap YouTube hanyalah salah satu fasilitas di internet yang dapat membantu kita mencari data-data tertentu dalam format video, namun tidak bagi Evan. Melalui saluran EvanTubeHD miliknya, Evan dapat memperoleh hingga miliaran rupiah dalam satu tahun melalui ulasan game dan mainan yang ia buat.

Bocah 9 Tahun Ini Berpenghasilan Rp 17,3 Miliar dari Youtube

Media Business Insider menulis bahwa penghasilan Evan diperkirakan bisa mencapai US$ 134.000 sampai US$ 1,32 juta per tahun atau Rp 1,7 miliar sampai Rp 17,3 miliar per tahun dari iklan.

Perlu Anda tahu bahwa saluran EvanTubeHD yang pertama kali dibuat pada pada 20 September 2011 lalu ini kini telah memiliki 1,403,816 pelanggan dan videonya telah ditonton sebanyak 1,242,285,567 kali.

Evan yang kini berusia 9 tahun ini mengulas dengan lancar seputar mainan atau game dengan bahasanya sendiri sehingga mudah sekali dicerna oleh anak-anak seusianya. Kadang adik perempuan dan ibunya juga turut serta dalam video tersebut. Sedangkan sang ayah, Jared, yang bekerja sebagai fotografer dan videografer ini bertugas untuk merekamnya dan mengemasnya menjadi sebuah tayangan video yang kreatif.

EvanTubeHD mendapatkan pendapatan dari iklan dan pemegang merek mainan yang diulas Evan. Karena ketenaran EvanTube HD, maka kini dibuat dua saluran lagi yaitu EvanTubeRaw yang menampilkan video di balik layar sebuah produksi video Evan, dan EvanTubeGaming yang fokus pada ulasan dan komentar seputar video game dan cara permainan sebuah game.

Menurut sang ayah, seluruh penghasilan yang didapatkan dari YouTube ini langsung masuk ke rekening tabungan untuk investasi masa depan anak-anaknya. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)