sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Baik Buruknya Wacana TNI Masuk KPK

Baik Buruknya Wacana TNI Masuk KPK



Jakarta – Dengan adanya wacana dari ihak KPK yang mengharapkan penyidik dan juga sekjen berasal dari unsure TNI memang menimbulkan pertanyaan dari beberapa kalangan. Karena menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti sepertinya adanya wacana ini akan sulit untuk disetujui.

Baik Buruknya Wacana TNI Masuk KPK

Ketika ditemui wartawan harianindo, Jumat (8/5), Ray mengungkapkan bhawa jika TNI masih aktif tentu akan membuat kinerjanya sebagai aparatur pertahanan Negara menjadi terganggu. Oleh karena itu sebaiknya dijaga dengan baik tatanan yang sudah ada jangan sampai mundur ke belakang.

Diakui oleh Ray bahwa memang wacana ini hadir ketika banyak pihak merasa saat ini suasana antara KPK dan Polri semakin rumit saja. Bahkan dalam kurun waktu 4 bulan ini, public disuguhi dengan konflik antara KPK dan Polri.

Bahkan yang menariknya adalah di tingkat tertentu, konflik tersebut juga telah mengabaikan berbagai instruksi yang juga perintah dari Presiden Joko Widodo. Sehingga publik saat ini merasa khawatir dengan nasib dari KPK.

Namun Ray mengaku bahwa jika wacana tersebut dapat diwujudkan maka KPK tidak tergantung kepada para penyidik dari pihak kepolisian. Karena dengan adanya ketergantungan tersebut, membuat Polri menjadi sewenang-wenang.

Hal ini dibuktikan, apabila kasus korupsi menimpa pada oknum kepolisian maka menimbulkan ketegangan diantara dua institusi negara ini. Bahkan Polri cenderung mengambil para penyidiknya ketika bermasalah dengan KPK.

Dengan adanya wacana ini, Ray mengharapkan semua pihak dapat melihat dari sisi seimbangnya. Walaupun memang permintaan tersebut menuai banyak kontroversi, namun adanya penyidik dari TNI setidaknya dapat membuat polisi memiliki sikap lebih hormat dan bersahabat. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)