sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bos Sentul City Setor Rp 4 M Ke Bupati Bogor

Bos Sentul City Setor Rp 4 M Ke Bupati Bogor



Jakarta – Proses pengadilan atas kasus yang melibatkan Bupati Bogor Rachmat Yasin soal tukar menukar kawasan hutan seluas kurang lebih 2.754,85 Ha di Kabupaten Bogor kepada PT Sentul City telah memasuki keterangan terdakwa lainnya, Presiden Direktur PT Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng. Rachmat Yasin sendiri telah ditahan KPK.

Bos Sentul City Setor Rp 4 M Ke Bupati Bogor

Menurut keterangan Swie Teng di pengadilan, dirinya memang pernah menyuruh anak buahnya, Manager Keuangan PT Bara Rangga Wirasmuda Rosselly Tjung alias Sherly Tjung untuk mentransfer uang sebesar Rp 4 miliar kepada Yohan Yap.

“Saya telepon Sherly supaya transfer uang Rp 4 miliar ke YY,” kata Swie Teng dalam kesaksiannya saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (4/5/2015).

Saat ditanya tentang tujuan pemberian uang tersebut, Swie Teng memilih bungkam meskipun telah didesak.

Uang sebesar Rp 4 miliar tersebut termasuk di dalam dana Rp 5 miliar yang akan diberikan kepada Bupati Bogor terkait penerbitan izin hutan di Kabupaten Bogor. Swie Teng tidak tahu soal uang Rp 1 miliarnya lagi karena dia merasa hanya menyuruh transfer uang sebesar Rp 4 miliar kepada anak buahnya.

Swie Teng didakwa telah memberikan uang suap sebesar Rp 5 miliar, dalam dua tahap, kepada Rachmat Yasin terkait permohonan rekomendasi tukar menukar kawasan hutan seluas kurang lebih 2.754,85 Ha di Kabupaten Bogor.

Pada saat penyerahan tahap kedua tanggal 7 Mei 2014 yang dilakukan Yohan Yap kepada anak buah Rachmat Yasin, Zairin di Taman Budaya, Sentul City, Kabupaten Bogor, petugas KPK langsung menangkap mereka. Sedangkan Swie Teng ditangkap oleh petugas KPK di Taman Budaya Sentul City pada tanggal 30 September 2014. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)