sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Aplikasi Sewa Preman Sedang Booming di Tiongkok

Aplikasi Sewa Preman Sedang Booming di Tiongkok



Aplikasi Sewa Preman Sedang Booming di TiongkokTiongkok – Apakah Anda pengguna smartphone? Aplikasi apa sajakah yang Anda masukkan ke telepon pintar Anda?

Sebuah aplikasi yang diberi nama Didi Da Ren sedang menjadi trend dan pembicaraan di Tiongkok. Aplikasi ini bukanlah aplikasi biasa, dengan Didi Da Ren pengguna dapat menyewa seorang atau beberapa preman untuk menghajar atau melumpuhkan musuh yang diinginkan. Bahkan pengguna dapat menentukan sampai seberapa parah target korban sesuai dengan patokan harga yang telah ditetapkan.

Adanya aplikasi yang tidak bisa ini diungkap oleh harian Yunnan Information News pada Rabu (22/4/2015).

Dalam deskripsinya, aplikasi ini menyebutkan bahwa mereka menerima jasa persewaan preman, penjahat, pensiunan tentara, dan pelatih olahraga. Untuk menyewa mereka, pengguna diharuskan mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi kolom nama asli, nama pengguna, kata sandi, dan nomor telepon untuk menindaklanjuti pesanan. Setelah itu pengguna dapat memesan tipe preman yang diinginkan beserta biaya sewanya.

Untuk biayanya, lebih dari 1 yuan. Tarif jasa preman yang diminta untuk berkelahi saja antara 200-500 yuan (Rp 415 ribu-1 juta).

Setelah itu, pengguna akan dimintai keterangan waktu, tempat, dan foto target. Untuk pembayaran, dapat diselesaikan setelah order selesai dikerjakan. Pembayaran dapat melalui online jasa pihak ketiga, Alipay.

Sejak kemunculannya, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 40 ribu pengguna. 40 ribu unduhan pada pada pusat aplikasi Qihoo 360, serta 8800 unduhan pada pusat aplikasi Wandoujia dan lainnya. Kabarnya, aplikasi ini juga tersedia untuk Android dan Xiaomi.

Menurut sang pengembang, Changsha Zhang Kong Information Technology Limited, mereka mengaku tidak sampai berpikir bahwa aplikasi yang mereka buat ini sekarang berkembang menjadi jasa persewaan preman. Awalnya, aplikasi ini diperuntukkan hanya bagi mereka yang membutuhkan pekerja dengan keahlian tertentu. Karena itu, bila nantinya aplikasi ini menjadi sesuatu yang justru menyimpang dari tujuan semula, mereka menolak untuk bertanggung jawab. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)