sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Ternyata Jackie Chan Dulunya Preman

Ternyata Jackie Chan Dulunya Preman



Beijing – Siapa yang tidak kenal Jackie Chan? Aktor kelahiran Hongkong, 7 April 1954 ini banyak sekali melahirkan dan membintangi film-film sukses sejak masa mudanya. Namun tahukah Anda bagaimana kehidupan yang sebenarnya dari sang maha bintang ini di masa mudanya?

Ternyata Jackie Chan Dulunya Preman

Baru-baru ini, bertepatan dengan hari ulang tahunnya, 7 April 215, Jackie Chan merilis buku terbarunya yang berjudul Jackie Chan: Old Before Growing Up. Buku tersebut menceritakan sisi lain dari sang Drunken Master yang mungkin belum pernah diketahui orang. Bagaimana Jackie Chan menghabiakan uangnya hanya dalam waktu semalam, atau Jackie Chan yang gemar menabrakkan mobil-mobil mewahnya.

Saat Jackie Chan masih muda dan baru saja terkenal, hidupnya penuh dengan kemewahan dan pesta pora. “Saya adalah seorang preman yang tak berpendidikan. Saya benar-benar pemberontak dan egois,” katanya seperti dikutip dari Lollipop.

Dengan bayaran selangit, yang saat itu telah mencapai US$ 10 juta atau sekitar Rp 129 miliar membuat Jackie Chan seperti tidak terkontrol. Bahkan pemeran utama film Rush Hour ini pernah menghabiskan US$ 500 ribu atau setara dengan Rp 6,5 miliar di sebuah toko jam di Kanada.

Tidak hanya itu. Jackie Chan muda juga tidak lepas dari minuman dan kebut-kebutan. Kebiasaan buruknya saat itu adalah gemar menabrakkan mobil-mobil mewahnya. “Aku akan menabrakkan Porche saat malam hari, dan Mercedes-Benz di pagi hari. Aku nggak pernah nggak mabuk,” begitu pengakuan jujur Jackie Chan.

Namun, sosok dan pribadi Jackie Chan yang sekarang telah berubah 180 derajat. Sang preman kini telah menjadi duta UNICEF untuk mengkampanyekan kegiatan-kegiatan sosial bagi kemanusiaan. Pada bulan Juni 2006 yang lalu, Jackie Chan mengumumkan bahwa setengah dari aset perusahaannya akan disumbangkan ke yayasan-yayasan sosial ketika dia meninggal nanti. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)