Home » News » Ormas Agama Harus Ikut Tangani Masalah Sholat 3 Waktu Di Jombang

Ormas Agama Harus Ikut Tangani Masalah Sholat 3 Waktu Di Jombang



Jakarta – Penyebaran striker mengenai sholat tiga waktu kini tengah marak di Jombang, Jawa Timur. Dengan adanya hal ini tentu saja banyak sejumlah tokoh agama Islam yang menyayangkan hal ini. Striker itu mengajak untuk sholat tiga waktu dan dilakukan oleh beberapa santri dari Pondok Pesantren Urwatul Wutsqo (PPUW).

Ormas Agama Harus Ikut Tangani Masalah Sholat 3 Waktu Di Jombang

Menindak lanjuti hal ini Mentri Agama Lukman Hakim Saifuddin akhirnya menghimbau kepada seluruh ormas agama untuk bisa menangani langsung hal ini. β€œ Sholat tiga waktu dalam Islam tentu saja itu tidak benar. Islam mewajibkan sholat lima waktu. Dengan kejadian ini tokoh masyarakat harus bisa menangani secara langsung,” ujar Lukman saat menghadiri Mukernas PPP di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (19/2/2015).

Pihak Kementrian Agama berjanji akan terus mendalami kasus ini. Namun untuk hal itu Mentri Agama Lukman Hakim juga meminta bantuan kepada ormas agama di Jombang, Jawa Timur untuk bisa meluruskan masalah ini.

β€œTokoh agama disana harus bisa menegaskan hukum-hukum di agama islam. Umat Islam yang masih awam dikhawatirkan akan terpengaruh. Pihak kita juga terus memantau perkembangan masalah ini disana,” jelas Lukman.

Beliau juga menegaskan bahwa hukum Islam muthlak tidak bisa dirubah dengan adanya perubahan zaman. Sholat yang diwajibkan adalah lima waktu, untuk ajakan sholat tiga waktu itu tidak lain hanya menginginkan Islam hancur. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)