Home » News » BG Mangkir dari panggilan KPK

BG Mangkir dari panggilan KPK



Jakarta – Panggilan dari penyidik KPK yang memanggil Komjen Budi Gunawan tidak diindahkan. Hal ini dikarenakan dari pihak Budi merasa belum menerima surat panggilan tersebut dan mempermasalahkan atas surat penetapan tersangka dimana proses praperadilan padahal berjalan.

BG Mangkir dari panggilan KPK

Terkait hal tersebut, KPK menganggap bahwa sebenarnya alasan Budi tidak patut, dan terancam dipanggil paksa. Memang ketidakhadiran BG sudah tercium sejak Kamis malam (30/1). Dari keterangan kuasa hukum BG, Razman Arif Nasution, Jumat (31/1/2015) mengungkapkan bahwa ada tiga alasan mengapa kliennya menolak panggilan penyidik KPK.

Yang pertama dikarenakan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, BG tidak per¬nah mendapatkan surat penetapan. Sedangkan untuk yang kedua BG mempermasalahkan terkait mekanisme atas penyerahan surat panggilan KPK. Dimana surat tersebut hanya ditaruh di rumahnya saja.

Sedangkan alasan yang ketiga panggilan tersebut dianggap telah melangkahi proses praperadilan yang saat ini sudah diajukan BG. Menanggapi hal tersebut, Deputi Pencegahan KPK Johan Budi mengungkapkan bahwa selama ini dalam penanganan perkara, KPK tidak pernah mengirimkan surat penetapan tersangka.

Sedangkan untuk surat panggilan yang dipermasalahkan BG, pihak KPK mengaku sudah mengirimkan ke empat tempat yaitu di rumah pribadi BG di Jalan Duren Tiga dan diterima seseorang bernama Hariyanto. Surat juga telah dikirim ke ke rumah dinas diterima Safriyanto, surat juga dikirimkan ke kantor Lemdikpol (Lembaga Pendidikan Polri)dan diterima oleh Suhardianto. Untuk surat yang keempat dikirim ke Mabes Polri diterima oleh Dwi Utomo.

Karena mangkir, rencananya KPK akan menyiapkan panggilan kedua dengan menembuskan ke presiden seperti surat panggilan terhadap para saksi polisi yang sampai saat ini masih mangkir. Sayangnya sampai saat ini presiden belum menentukan sikap untuk menindaklanjuti ketidakkooperatifnya BG dan para saksi polisi. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)