Home » News » Sebaiknya Jokowi Jangan Mau Didekte

Sebaiknya Jokowi Jangan Mau Didekte



Jakarta โ€“ Presiden Joko WIdodo (Jokowi) disarankan untuk memberikan penolakan atas semua bentuk interverensi yang berasal dari i ketua umum partai politik berkaitan dengan kebijakan yang akan diambilnya.

Sebaiknya Jokowi Jangan Mau Didekte

Melalui pesan Blackberry di Jakarta, Kamis (22/1/2015), Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengharapkan agar Pak Jokowi dapat fokus dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Sehingga jika ada intervensi yang bertentangan dengan nurani public, dapat dengan tegas ditolak.

Hal ini diungkapkan oleh Ramadhan Pohan pada saat menanggapi dengan dilantiknya sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Dinilai oleh Ramadhan bahwa Jokowi merupakan Presiden dan juga Kepala Negara yang memiliki tanggung jawab hanya ke negara.

Sebagai contoh saat kepeminpinan pemerintahan Presiden SBY ketika penunjukan pejabat politik kala itu sama sekali tidak ada gejolak. Karena Presiden SBY sepenuhnya memegang kendali disamping melibatkan Wapres, Mensesneg, Seskab, dan juga Menko.

Sedangkan untuk jabatan di BUMN mekanismenya sama melalui rapat TPA juga. Menurut Ramadhan bahwa saat itu SBY mematuhi penuh semia aturan dan norma, namun jika ada koreksi, tidak sampai lima persen karena mendapat laporan dari warga.

Sebagaimana yang diketahui bahwa pada Senin (19/1/2015), di Istana Negara , Presiden Joko Widodo telah melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Kesembilan anggota Wantimpres yang dilantik itu adalah Sidarta Danusubrata, Suharso Monoarfa, Jan Darmadi, Rusdi Kirana, Yusuf Kartanegara, Subagyo Hadi Siswoyo, Abdul Malik Fadjar, Sri Adiningsih, dan Hasyim Muzadi.

Dimana nama2 tersebut adalah usulan dari partai pendukung Jokowi serta di antaranya ada yang berasal dari kalangan profesional. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)