Home » News » PLN: Penurunan Tarif Listrik Non Subsidi

PLN: Penurunan Tarif Listrik Non Subsidi



Jakarta โ€“ Rencananya pada Februari 2015 nanti, PT PLN (Persero) akan menurunkan tariff listrik non subsidi untuk 10 golongan pelanggan. Ketika ditemui wartawan sisidunia, Jumat (23/1/2015), Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun di Jakarta, mengungkapkan bahwa penurunan tariff listrik ini dikarenakan harga minyak mengalami penurunan.

PLN: Penurunan Tarif Listrik Non Subsidi

Tidak dipungkiri memang tarif minyak berkaitan dengan harga minyak. Para pelanggan yang akan menikmati penurunan tarif antara lain kelompok rumah tangga menengah R2 yang menggunakan daya 3.500-5.500 VA, rumah tangga besar R3 dengan daya 6.600 VA ke atas. Sedangkan untuk kalangan bisnis menengah B2 6.600-200.000 VA, dan bisnis besar B3 di atas 200 kVA.

Tidak hanya itu saja, untuk golongan industri menengah I3 di atas 200 kVA, industri besar I4 di atas 30.000 kVA, pemerintah P1 6.600-200.000 VA, pemerintah P2 di atas 200 kVA, penerangan jalan umum P3, dan pelanggan layanan khusus juga mendapatkan penurunan tariff listrik.

Sebagai informasi bahwa di bulan Januari 2015 ini, untuk sepuluh golongan diatas tarif listriknya Rp 1.496,05 per kWh untuk pelanggan R2 3.500-5.500 VA, R3 6.600 VA ke atas, B2 6.600-200.000 VA, P1 6.600-200.000 VA, dan P3.

Sedangkan untuk pelanggan B3 yang memiliki daya di atas 200 kVA, I3 di atas 200 kVA, dan P2 di atas 200 kVA dikenai formula tarif Rp 1.077,18 per kWh. Pelanggan I4 berdaya 30 MVA ke atas dikenakan formula Rp 1.011,99 dan golongan khusus L/TR, TM, dan TT Rp1.574,57 per kWh. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)