Home » News » Dubes Belanda dan Brazil Tarik Dari Jakarta

Dubes Belanda dan Brazil Tarik Dari Jakarta



Jakarta – Beredar kabar bahwa Duta besar Belanda dan Brazil telah ditarik dari Jakarta. Sepertinya penarikan kedua duta besar tersebut adalah bentuk protes atas eksekusi mati yang dianggap sebagai sebuah bentuk kekejaman.

Dubes Belanda dan Brazil Tarik Dari Jakarta

Hal ini diungkapkan oleh Dilma Rousseff Presiden Brazil melalui pernyataan resminya pada pernyataan resminya Sabtu kemarin (17/01) setelah tahu salah satu warganya mendapatkan hukuman mati di luar negeri.

Ia bernama Marco Archer Cardoso Moreira (53 tahun) adalah seorang terpidana kasus narkoba yang menghadapi regu tembak di Nusakambangan. Negara Brazil merasa kecewa dengan adanya hukuman mati dan memaksa agar membatalkan eksekusi mati warganya tersebut.

Rousseff juga menuturkan bahwa dengan adanya kasus ini membuat hubungan kedua Negara menjadi terpengaruh. Keputusan yang sama juga dilakukan oleh pemerintah Belanda dengan melakukan penarikan dubesnya dari Jakarta.

Dari penuturan Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders  bahwa dengan adanya hukuman mati yang menimpa warganya dengan atas nama Ang Kiem Soe adalah sebuah bentuk pelanggaran terhadap Hak Azasi Manusia.

Selain itu protes keras dan juga kritikan datang dari organisasi Amenesty Internasional dan juga beberapa LSM yang ada Indonesia. Terpidana mati tersebut adalah :

Namaona Denis (48) WN Malawi,
Marco Archer Cardoso Moreira (52), WN Brasil
Daniel Enemuo (38) WN Nigeria
Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (62) WN Belanda
Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam), perempuan, (37),
Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI)
Terkait hal tersebut pihak Menteri Luar Negeri Indonesia melalui juru bicaranya Arrmanatha Nasir mengungkapkan bahwa Indonesia menghormati adanya keputusan itu. Tidak dipungkiri memang didalam sebuah hubungan diplomatic hal-hal seperti itu sudah biasa. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)