Home » News » Kecelakaan Air Asia: Jasa Raharja Tidak Membayar Klaim Korban Kecelakaan AirAsia QZ8501

Kecelakaan Air Asia: Jasa Raharja Tidak Membayar Klaim Korban Kecelakaan AirAsia QZ8501



Jakarta โ€“ Terkait adanya korban kecelakaan dari pesawat AirAsia QZ8501, Budi Setyarso sebagai Direktur Utama Jasa Raharja, mengungkapkan bahwa perusahaannya tidak menangung klaim untuk para korbannya. Hal ini dikarenakan rute penerbangan AirAsia untuk Surabaya-Singapura tersebut tidak tergolong penerbangan domestik.

Kecelakaan Air Asia: Jasa Raharja Tidak Membayar Klaim Korban Kecelakaan AirAsia QZ8501

Apa yang diungkapkan oleh Budi ini tentunya mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.010/2008, yang berisikan Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai Danau, Penyeberangan, Laut dan Udara. Aturan lain yang dirujuk Jasa Raharja adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Ketika ditemui wartawan sisidunia, Rabu (14/1/2015), di Kementerian BUMN, Jakarta, Budi menegaskan bahwa di PMK ataupun UU Penerbangan disebutkan bahwa santunan diberikan kepada penumpang yang mengalami kecelakaan dengan rute perjalanan dalam negeri terjadwal.

Sedangkan kita ketahui pesawat AirAsia merupakan maskapai penerbangan luar negeri. Sehingga Jasa Raharja tidak meng-cover kecelakaan tersebut. Dijelaskan oleh Budi bahwa pihak Jasa Raharja hanya meng-cover untuk penerbangan luar negeri keperluan angkutan haji. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)